Pasar Karetan Jadi Contoh Destinasi Digital

Selasa, 13 Maret 2018 - 03:19 WIB
Pasar Karetan Jadi Contoh...
Pasar Karetan Jadi Contoh Destinasi Digital
A A A
JAKARTA - Pasar Karetan yang berada di Radja Pandapa Camp, Kendal, Jawa Tengah, menjadi percontohan di Pra Rakornas I Kemenpar, di Hotel Harris Vertu, Jakarta, Senin (12/3). Pasar besutan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Jateng ini, menjadi referensi bagaimana membuat destinasi digital. Mulai dari awal hingga berkelanjutan.

"Bagaimana membuat tempat yang dulu sepi, sekarang ramai. Tempat yang dulunya biasa saja, sekarang masyarakatnya sadar pariwisata. Ini merupakan ide sebuah tantangan. Yaitu umembuat kopdar rutin, terinspirasi dari berbagai pasar di luar negeri yang unik-unik. Seperti mall Marceau Market Perancis, Eat & Eat Gandaria dan lain-lain," ujar Ketua Pelaksana Pasar Karetan, Mei Kristianti dalam paparannya, Senin (12/3/2018).

Radja Pendapa adalah sebuah pilot project. Kawasan hutan ini disulap GenPI menjadi kawasan Instagramable melalui Pasar Karetan. Dan berubah menjadi destinasi digital. Pasar zaman now ini juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemilik pribadi. Setelah itu, sosialisasi gencar dilakukan ke penduduk.

"Konsepnya harus yang Instagramable, dari 360 derajat harus bagus. Itu mempengaruhi orang untuk datang lagi. Dekorasi harus bagus. Agar terlihat kece buat foto-foto," kata Mei.

Selain itu, harus digencarkan sosialisasi ke media sosial. Mei menegaskan followers harus banyak dan harus asli bukan hasil dari beli akun media sosial. "Pengunjung Pasar Karetan bisa mencapai 4 ribu orang. Kalau tidak asli, tidak akan bisa sebanyak itu," ungkapnya.

Berikutnya, melakukan kurasi terhadap lapak-lapak yang akan berjualan di destinasi digital. Lapak harus sesuai dengan konsep pasar yang telah ditentukan. Pasar Karetan misalnya, makanan yang dijual jarang ditemui di tempat biasa.

"Ada Role and Play. Mereka tampilannya seperti apa? Dagangan lapak harus enak, dan harganya juga harus bersahabat," tutur Mei. Selain lapak jualan, juga harus ada aktivitas lainnya yang menarik. Seperti ada dolananan anak tradisional semacam bakiak, enggrang, panahan, dan sebagainya.

"Permainan-permainan tradisional itu sangat menarik bagi pengunjung keluarga. Untuk anak-anak muda selain spot foto yang unik, bisa juga disediakan pertunjukan ringan seperti live music, tari tradisional atau workshop-workshop yang mengikuti perkembangan jaman," paparnya.

Saat ini, omset Pasar Karetan mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta per pekan. Kalau ditotal, per tahun omset pasar ini bisa mencapai Rp1,6 miliar-Rp1,9 miliar.

"Destinasi digital ini sangat memberikan efek perekonomian kerakyatan untuk masyarakat sekitarnya. Selain itu, juga memberikan wadah bagi generasi muda untuk berkreasi," ujarnya.

Sukses pasar Karetan ini membuat Wali Kota Semarang menawarkan tiga tempat lagi untuk GenPI Jawa Tengah. Dua di antaranya berada di Kota Lama dan Kota Pecinan di Semarang dengan luas 56 hektare.

Keunggulan lainnya Pasar Karetan adalah 1001 titik selfie. Hal inilah yang memaksa pengunjung selalu mengeluarkan smartphone-nya dan selalu berfoto.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, kondisi ini berbeda dengan pasar-pasar zaman dulu, yang hanya membutuhkan lapak, tempat menata barang dagangan, bertemulah pembeli dan penjual. Di Pasar Karetan ini pasar penuh aturan.

"Itulah digital lifestyle anak-anak muda. Selalu memikirkan impression, objek foto Instagrameble, interaktif, viral, trending topic, dan tema-tema khas online sosial media. Di mana ada objek anti mainstream, di situ mereka berkumpul," kata Arief.

Digital lifestyle itu, kata Arief, harus interaktif, berbasis online, bercerita dengan video, gambar, sedikit text, viral alias dari HP ke HP. Bukan lagi dari mulut ke mulut, karena mulut mereka adalah gadget, signal, dan wifi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berjalan di Tengah Pandemi,...
Berjalan di Tengah Pandemi, APPSI: Pasar Tradisonal Simbol Ekonomi Rakyat
Ganjar Pranowo Revitalisasi...
Ganjar Pranowo Revitalisasi 84 Pasar Senilai Rp390 Miliar
Mampir ke Pasar Kangen...
Mampir ke Pasar Kangen Solo, Prabowo: Berdampak Positif Bagi Pariwisata
Mendag Dorong Roda Ekonomi...
Mendag Dorong Roda Ekonomi di Pasar Tradisional Terus Berputar
Dukung Jateng di Rumah...
Dukung Jateng di Rumah Saja, Hendi Modifikasi Aturan Operasional Pasar Tradisional
Revitalisasi Pasar Ciputat...
Revitalisasi Pasar Ciputat di Tengah Pandemi, Lapak Pedagang Bakal Digusur
Berita Terkini
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
3 menit yang lalu
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
18 menit yang lalu
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
44 menit yang lalu
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
1 jam yang lalu
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
1 jam yang lalu
Didukung BPDP dan Ditjenbun,...
Didukung BPDP dan Ditjenbun, AKPY Percepat Transfer Teknologi ke Pekebun Sawit Morowali
1 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved