Rupiah Dibuka Terus Mendaki Saat USD Berjuang Lawan Yen

Rabu, 14 Maret 2018 - 10:42 WIB
Rupiah Dibuka Terus...
Rupiah Dibuka Terus Mendaki Saat USD Berjuang Lawan Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan tengah pekan, Rabu (14/3/2018) dibuka terus menanjak naik. Pergerakan positif mata uang Garuda terjadi di tengah perjuangan dolar saat melawan Yen Jepang setelah pemecetan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.739/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah semakin membaik dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.757/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.749/USD atau terus mencoba pulih dari posisi perdagangan kemarin Rp13.752/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal perdagangan ada di kisaran Rp13.728-Rp13.749/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pukul 10.06 WIB berada pada posisi Rp13.744/USD atau sedikit lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.750/USD. Pergerakan harian rupiah pada pagi hari ini berada pada level Rp13.728-Rp13.746/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah di awal perdagangan hari ini melompat ke level Rp13.732/USD untuk menunjukkan tren positif. Posisi tersebut semakin menguat dari kemarin Rp13.750/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar berjuang melawan yen dan mata uang utama lainnya pada hari ini setelah pemberhentian mendadak Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson untuk kemudian menahan laju kenaikan sebelumnya. Tercatat USD turun 0,1% pada level 106,490 terhadap yen, setelah tergelincir pada sesi semalam untuk jatuh dari level tertinggi dua pekan di 107.300.

The Fed dijadwalkan bakal mengadakan pertemuan dua hari guna merumuskan kebijakan mulai tanggal 20 Maret dan bank sentral secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya tahun ini. Indeks dolar terhadap enam mata uang utama lainnya sedikit berubah menjadi 89,711 setelah mencatat penurunan yield AS.

Euro cenderung bergerak stabil di posisi 1,2394 terhadap USD setelah naik 0,45% sebelumnya. Sedangkan Poundsterling mencatatkan kenaikan tipis 0,1% pada posisi 1,3982 saat melawan USD untuk mendekati posisi puncak dua pekan di level 1,3994.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved