Rupiah Siang Tak Berdaya, IHSG Tertahan di Zona Merah

Kamis, 15 Maret 2018 - 12:57 WIB
Rupiah Siang Tak Berdaya,...
Rupiah Siang Tak Berdaya, IHSG Tertahan di Zona Merah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih melanjutkan tren negatif sejak pagi tadi. Penyusutan mata uang Garuda mengiringi kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga belum membaik.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.746/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.735/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.733-Rp13.749/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.752/USD atau tidak lebih baik dibandingkan penutupan kemarin Rp13.734/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.738-Rp13.758/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp13.746/USD. Posisi rupiah terlihat turun tipis dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.745/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.748/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah memburuk dari posisi sebelumnya Rp13.739/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini semakin tak berdaya usai kehilangan 33,43 poin atau setara dengan 0,52% menjadi 6.349,19 setelah pagi tadi dibuka melemah 20,99 poin atau 0,33% ke level 6.361,63. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup memerah di posisi 5.766,14 dengan penurunan 30,22 poin atau 0,47%

Sektor saham dalam negeri mayoritas terpuruk ke zona merah dengan sektor infrastruktur jatuh semakin dalam mencapai 1,29% diikuti sektor keuangan menyusut sebesar 0,93%. Sementara satu-satunya sektor yang menguat yakni pertambangan naik 0,46%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,82 triliun dengan 10,54 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp430,78 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,45 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,02 triliun. Tercatat 147 saham naik, 185 turun dan 158 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) serta PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI). Sementara, saham lain yang melemah yakni PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) dan PT Astra International Tbk. (ASII).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
IHSG, Rupiah, dan Ujian...
IHSG, Rupiah, dan Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Rupiah Ambruk tapi IHSG...
Rupiah Ambruk tapi IHSG dan Emas Cetak Rekor, Ada Apa?
Nilai Tukar Rupiah Menguat...
Nilai Tukar Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved