Indonesia Gandeng ICAO Tingkatkan SDM Penerbangan Sipil

Senin, 19 Maret 2018 - 17:23 WIB
Indonesia Gandeng ICAO...
Indonesia Gandeng ICAO Tingkatkan SDM Penerbangan Sipil
A A A
JAKARTA - Guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kualifikasi sesuai standar dunia, Indonesia menggandeng International Civil Aviation Organization (ICAO) dalam workshop ICAO Universal Safety Oversight Audit Programme Continous Monitoring Audit (USOAP-CMA).

"Ini upaya berkelanjutan kita berupaya menjaga keselamatan penerbangan kita dalam untuk memenuhi persayaratan yang ditetapkan oleh ICAO," ujar Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Pramintohadi Sukarno di Jakarta, Senin (19/3/2018).

Menurutnya, Indonesia merupakan negara besar yang terdiri dari kepulauan dan terhubung dengan ratusan bandar udara, sehingga sudah seharusnya memiliki perhatian tinggi terhadap keselamatan penerbangan.

"Kami mengundang ICAO untuk memberikan training pada hari ini. Kita melakukan diskusi terhadap koreksi yang telah kita lakukan, kemudian ke depan masih ada 20% yang perlu kita tingkatkan nanti itu didiskusikan satu per satu di samping maintenance yang kemarin kita lakukan," kata dia.

Direktur Navigasi Penerbangan Kemenhub Polana Banguningsih Pramesthi menambahkan, workshop diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam mengelola, serta meningkatkan kepatuhan kita terhadap ICAO SARPs dan menyesuaikan dengan peraturan di Indonesia.

"Selain itu, juga agar dapat meningkatkan kompetensi SDM penerbangan sipil Indonesia, khususnya pengawasan keselamatan penerbangan sipil Indonesia dan meningkatkan koordinasi yang telah terjalin dengan baik dan semakin sinergis antara berbagai pihak terkait pengawasan keselamatan penerbangan sipil di Indonesia," ujarnya.

Pada Oktober 2017 lalu, lembaga itu baru saja melakukan ICAO Coordinated Validation Mission (ICVM) yang hasilnya menunjukkan angka effective implementation (EI) Indonesia sebesar 80,34%. Pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan EI Indonesia dibanding hasil audit pada 2014 dan 2016 lalu.

Berdasarkan ICVM pada bulan Oktober 2017 lalu, Indonesia berhasil menutup 257 PQs (protocol questions) dari total 421 un-satisfactory PQs dari audit sebelumnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved