Lima Tahun Lagi, Industri Fintech RI Sejajar dengan Negara Maju

Rabu, 21 Maret 2018 - 17:10 WIB
Lima Tahun Lagi, Industri...
Lima Tahun Lagi, Industri Fintech RI Sejajar dengan Negara Maju
A A A
JAKARTA - Pergeseran perilaku masyarakat pada aspek layanan digital dengan memanfaatkan penggunaan teknologi digital dan penetrasi pengguna internet dan smartphone yang tinggi telah memicu pesatnya perkembangan teknologi finansial (fintech) di Indonesia. Perkembangan ini membuat industri fintech Indonesia diyakini akan menyusul kemajuan di negara maju.

Hal itu dikatakan Vice President PT Amartha Aria Widyanto saat menjadi pembicara di seminar Sukses Transformasi Organisasi: Mempertajam Arah Bisnis Visioner, di Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Dia mengatakan, dalam lima tahun ke depan industri fintech Indonesia akan sejajar dengan negara-negara maju Eropa. "Lima tahun lagi industri fintech kita akan berkembang dan terus maju dan bisa sejajar dengan negara Eropa yang sudah maju karena lending kita sangat bagus," ujarnya.

Dia menyebutkan bahwa Fintech menjadi transformasi bisnis yang membuat Indonesia semakin kreatif dalam melirik peluang bisnis.
Dia menyebutkan keberhasilan industri fintech di beberapa negara Eropa telah dijadikan contoh di Indonesia.

Di bagian lain, Aria mengatakan bahwa suku bunga yang akan ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk industri fintech di sektor layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi (Peer to Peer/P2P Lending) merupakan hal positif. Sebab, penetapan suku bunga justru bisa melindungi industri fintech di Indonesia.

"Saya rasa sangat bagus agar industri fintech itu lebih terkontrol, karena bisa saja ada fintech luar negeri yang bisa membahayakan," ujar Aria.

Peraturan OJK (POJK) baru mengenai penetapan suku bunga itu masih terus digodok saat ini, dan diperkirakan dirilis pada semester pertama ini. Menurut data OJK, total penyaluran pinjaman fintech P2P Lending per akhir Januari 2018 tumbuh 17,1% secara tahunan. Sedangkan, jumlah penyedia dana naik 14,82% menjadi 115.897 pihak dengan jumlah peminjam yang naik 27,16% menjadi 330.154 nasabah.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fintech Diproyeksikan...
Fintech Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Ekonomi pada 2026
Laporan AMS 2025–2026...
Laporan AMS 2025–2026 AFTECH Petakan Lima Transisi Fintech Indonesia
Fenomena Equity Crowdfunding...
Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi
Siap Membawa Revolusi,...
Siap Membawa Revolusi, Fintech Lending Ini Raih Pendanaan Seri B USD80 Juta
Bank Digital Ini Jadi...
Bank Digital Ini Jadi Tempat Kerja yang Menyenangkan Karyawannya
Pertengahan Kuartal...
Pertengahan Kuartal III/2021, Fintech AsetKu Salurkan Dana Rp14 Triliun
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
17 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
25 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
38 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved