Fasilitas Bea Cukai Makin Mudahkan Industri Ekspor Hasil Produksi

Rabu, 21 Maret 2018 - 19:34 WIB
Fasilitas Bea Cukai...
Fasilitas Bea Cukai Makin Mudahkan Industri Ekspor Hasil Produksi
A A A
JAKARTA - Guna mendukung perkembangan industri dalam negeri yang berorientasi ekspor, Bea Cukai memberikan berbagai fasilitas kemudahan bagi industri dalam mengimpor bahan baku dan mengekspor hasil produksinya. Beberapa fasilitas yang dapat dinikmati pengguna jasa kepabeanan dan cukai antara lain, fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), Gudang Berikat (GB), Kawasan Berikat (KB) dan Pusat Logistik Berikat (PLB).

Lebih lanjut Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai Deni Surjantoro menjelaskan, terkait klasifikasi fasilitas-fasilitas tersebut. Terang dia, Fasilitas KITE merupakan fasilitas yang dapat dinikmati pengguna jasa berupa pembebeasan atau pengembalian Bea Masuk dan tidak dipungut PPN impor atas impor bahan baku yang diolah dan hasil produksinya untuk diekspor.

Sementara GB merupakan tempat untuk menimbun barang impor dalam jangka waktu 1 tahun untuk dikeluarkan kembali dengan mendapat penangguhan Bea Masuk. Sedangkan KB merupakan tempat untuk menimbun barang impor dan lokal guna diolah atau digabungkan, yang hasilnya terutama untuk diekspor.

"Terakhir fasilitas yang terbaru dari Bea Cukai adalah PLB yang merupakan tempat untuk menimbun barang impor dan lokal dalam jangka waktu 3 tahun untuk dikeluarkan kembali dengan mendapat penangguhan BM, tidak dipungut pajak dalam rangka impor, dan diberikan pembebasan cukai,” jelas Deni di Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Fasilitas yang telah diberikan oleh Bea Cukai tercatat telah memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan perekonomian Indonesia. Deni menerangkan bahwa saat ini tercatat penerima fasilitas Kawasan Berikat telah mencapai 1.403 perusahaan. Sementara, untuk fasilitas KITE telah mencapai 369 perusahaan.

“Untuk mengukur kontribusi positif yang diberikan fasilitas ini, Bea Cukai telah mengadakan survey pengukuran dampak ekonomi di empat daerah yaitu Bogor, pasuruan, Boyolali, dan Semarang,” sambungnya

Survey tersebut dilakukan Bea Cukai dengan menggandeng Badan Pusat Statistik dan Badan Kebijakan Fiskal sebagai tahap awal pengukuran dampak ekonomi yang ditimbulkan dari pemberian fasilitas oleh Bea Cukai. “Hasil surveynya dinilai cukup memuaskan, sementara untuk hasil survey secara nasional akan dirilis bertepatan dengan acara silaturahmi Presiden Republik Indonesia dengan pengguna fasilitas kepabeanan,” pungkas Deni.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Ikuti Kinerja Ekspor Perikanan
Bea Cukai Makassar Serahkan...
Bea Cukai Makassar Serahkan Skep Konsolidator, Ekspor Kini Semakin Mudah
Bea Cukai Makassar Kampanyekan...
Bea Cukai Makassar Kampanyekan Kemudahan Proses Ekspor ke Warga
Bea Cukai Bersinergi...
Bea Cukai Bersinergi Asistensi Ekspor Jagung ke Filipina
Eksportir Baru Bermunculan,...
Eksportir Baru Bermunculan, Aktivitas Ekspor Meningkat 32 Persen
Bea Cukai Sulbagsel...
Bea Cukai Sulbagsel Bakal Sosialisasi Kemudahan Ekspor bagi UMKM
Berita Terkini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
32 menit yang lalu
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
3 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
3 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved