Dorong Wisatawan, Adakan Budaya Lintas Negara di Bangka Cultural 2018

Minggu, 25 Maret 2018 - 15:20 WIB
Dorong Wisatawan, Adakan...
Dorong Wisatawan, Adakan Budaya Lintas Negara di Bangka Cultural 2018
A A A
JAKARTA - Penyelenggaraan Bangka Culture Wave Festival 2018 telah digelar di Tongacie de'Locomotif, Sungailiat, Bangka. Pemilihan pantai ini sangat tepat. Wisatawan memujinya. Menurut mereka, berada di Pantai Bangka seperti dalam mimpi.

Penyelenggaraan Bangka Culture Wave Festival 2018 mengangkat tema 'Coming Home'. Festival ini menyajikan aneka seni dan budaya dari berbagai negara. Ada Amerika Serikat, Argentina, Venezuela, dan Hungaria. Kemeriahan multikultural ini menyatu dengan keindahan panorama pantai-pantai Bangka.

"Saya baru pertama ke Bangka. Panoramana pantai-pantai di sini bagus dan sangat cantik. Bagi saya ini seperti dalam mimpi saja. Sebab, semuanya memang indah," ungkap pengisi Vokal Seni Budaya Antar Bangsa, Dora Gyorfi, asal Hungaria.

Festival ini memang seksi. Sebab, nuansa pantai sangat khas. Pantai yang memiliki pasir putih lengkap dengan batu-batu granit besarnya. Belum lagi debur ombak dan gulungan airnya yang berwarna kehijauan. Hal ini menjadi penegas eksotisnya suasana. Keragaman budaya Bangka juga membuat kagum wisatawan.

"Pasir putihnya bagus. Saya senang bisa tampil di festival ini. Apalagi, wilayah ini budayanya sangat beragam dan sangat bagus. Kami antusias untuk memberikan pertunjukan yang terbaik," kata Dora lagi.

Berkolaborasi dengan beberapa rekan lintas negaranya, performa Dora sangat menyegarkan. Dengan komposisi aransemen medley, Dora berhasil menghipnotis pengunjung acara pembukaan dengan suara khasnya. Ia membawakan lagu rakyat yang populer di Hungaria.

"Lagu ini kami dibawakan dengan sangat melankolis. Biasanya membawakan Lagu Rakyat Hungaria ini dengan dukungan konsep metafora. Background menggunakan konsep penggambaran alam. Ada matahari dan bulan, tapi di sini langsung dengan nuansa laut," jelas Dora.

Seni budaya antar bangsa juga digelar Minggu (25/3/2018). Yaitu mulai pukul 10.00 WIB di Pantai Tongacie. Komposer Seni Budaya Antar Bangsa Galih Nagaseno menerangkan, tema World Music diusung untuk mengakomodir kolaborasi musisi dari berbagai negara tersebut. Meski demikian, kesenian khas tradisional karawitan dan tari kontemporer juga menjadi paket yang menarik.

“Kami baru sekali ini ke Bangka dan panoramanya bagus. Bisa berkolaborasi dengan seniman Barongsai tentu sangat menarik. Yang jelas kami tampilkan semua secara maksimal dan dibuat unik. Di sini juga ada komposer dari mancanegara dan untuk vokal dari Hungaria. Semua unsur etnis akan ditampilkan di sini,” terangnya.

Beragam alat musik digunakan untuk mendukung performa Seni Budaya Antar Bangsa. Diantaranya banjo, cak cuk atau ukulele, juga darbuka. Ada juga danmoi yang berasal dari Thailand.

"Kami gunakan banyak tipe alat untuk menghasilkan musik yang bagus dan berkelas. Yang jelas, kami ingin memberikan nuansa berbeda di festival ini,” jelas Galih.

Pertunjukan Seni Budaya Antar Negara ini banyak mendapatkan apresiasi dari pengunjung. Terlebih komposisi musik yang mereka ciptakan sangat unik.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pertunjukan budaya lintas negara semakin memperkaya Bangka Culture Wave Festival. Konsep-konsep seperti ini harus dipertahankan agar gaung event tetap besar.

"Bangka memang sanga eksotis. Bukan hanya pantainya, kulinernya juga enak. Siapapun harus mencoba kuliner-kuliner nikmat di sana. Yang jelas, pertunjukan budaya lintas negara ini sangat luar biasa. Semakin memperkaya dan menambah wawasan bagi wisatawan yang sedang berlibur di sana," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
6 menit yang lalu
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
29 menit yang lalu
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
1 jam yang lalu
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
2 jam yang lalu
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved