Rupiah Diperkirakan Bergerak Melemah Terbatas Hari Ini
Rabu, 28 Maret 2018 - 09:17 WIB
Rupiah Diperkirakan Bergerak Melemah Terbatas Hari Ini
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan rupiah yang kembali turun diharapkan hanya sesaat karena terimbas laju EUR yang terapresiasi. Pergerakan yang cenderung variatif ini kembali diuji ketahanannya untuk membuat kenaikan lebih lanjut.
"Meski demikian, tetap cermati dan waspada terhadap sentimen yang membuat laju Rupiah kembali tertahan kenaikannya," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (28/3/2018).
Rupiah diestimasikan Reza akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.741/USD dan resisten Rp13.730. Sementara, pergerakan rupiah kemarin sempat menguat tipis melanjutkan kenaikan sebelumnya namun, tidak lama kemudian berbalik turun.
Pelaku pasar meningkatkan permintaannya terhadap EUR yang cenderung menguat dengan memanfaatkan masih melemahnya laju USD. Sebelumnya rupiah kembali melemah, setelah sempat meningkat pada awal perdagangan kemarin.
"Adanya perkiraan pelaku pasar terhadap langkah ECB yang akan mengetatkan kebijakan moneternya seiring dengan potensi pertumbuhan ekonomi di sejumlah wilayah di Zona Eropa membuat laju EUR terapresiasi dan rupiah cenderung melemah," pungkasnya
"Meski demikian, tetap cermati dan waspada terhadap sentimen yang membuat laju Rupiah kembali tertahan kenaikannya," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (28/3/2018).
Rupiah diestimasikan Reza akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.741/USD dan resisten Rp13.730. Sementara, pergerakan rupiah kemarin sempat menguat tipis melanjutkan kenaikan sebelumnya namun, tidak lama kemudian berbalik turun.
Pelaku pasar meningkatkan permintaannya terhadap EUR yang cenderung menguat dengan memanfaatkan masih melemahnya laju USD. Sebelumnya rupiah kembali melemah, setelah sempat meningkat pada awal perdagangan kemarin.
"Adanya perkiraan pelaku pasar terhadap langkah ECB yang akan mengetatkan kebijakan moneternya seiring dengan potensi pertumbuhan ekonomi di sejumlah wilayah di Zona Eropa membuat laju EUR terapresiasi dan rupiah cenderung melemah," pungkasnya
(akr)