IHSG Rebound 12,81 Poin, Bursa Asia Dibuka Variatif
Kamis, 29 Maret 2018 - 09:46 WIB
IHSG Rebound 12,81 Poin, Bursa Asia Dibuka Variatif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka rebound pada Kamis (29/3), dengan menguat 12,81 poin atau 0,21% menjadi 6.153.64. Rabu lalu, indeks ditutup kehilangan 68,51 poin yang setara dengan 1,10% ke level 6.140,84.
Menguatnya IHSG, seiring menguatnya beberapa sektor saham seperti konsumer naik 0,34%, dan industri dasar tambah 0,24%. Selain itu, pelaku pasar merespon terpilihnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia yang baru dalam uji kepatutan sesuai dengan ekspektasi pasar.
Dari 342 saham, 133 menguat, 113 stagnan, dan 96 tertekan, Nilai transaksi saham mencapai Rp527 miliar dengan 1,07 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp13,71 miliar, di mana aksi jual asing Rp181,17 miliar dan aksi beli asing Rp167,46 miliar.
Sementara itu, saham Asia diperdagangkan bervariasi pada awal Kamis, karena pasar Jepang mengabaikan kelemahan yang terlihat di Wall Street. Bursa AS ditutup menurun karena mayoritas sektor teknologi di bawah tekanan.
Melansir CNBC, Kamis (29/3), indeks Jepang Nikkei 225 naik 0,85% dan indeks Topix untung 0,61 persen pada awal perdagangan karena 31 dari 33 subi ndeksnya diperdagangkan lebih tinggi.
Di Korea Selatan, Kospi tergelincir 0,07% karena saham teknologi, bank dan mobil diperdagangkan lebih rendah. ASX 200 Australia turun tipis 0,17 %, karena sektor material dan keuangan memimpin kerugian di awal dagang.
Menguatnya IHSG, seiring menguatnya beberapa sektor saham seperti konsumer naik 0,34%, dan industri dasar tambah 0,24%. Selain itu, pelaku pasar merespon terpilihnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia yang baru dalam uji kepatutan sesuai dengan ekspektasi pasar.
Dari 342 saham, 133 menguat, 113 stagnan, dan 96 tertekan, Nilai transaksi saham mencapai Rp527 miliar dengan 1,07 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp13,71 miliar, di mana aksi jual asing Rp181,17 miliar dan aksi beli asing Rp167,46 miliar.
Sementara itu, saham Asia diperdagangkan bervariasi pada awal Kamis, karena pasar Jepang mengabaikan kelemahan yang terlihat di Wall Street. Bursa AS ditutup menurun karena mayoritas sektor teknologi di bawah tekanan.
Melansir CNBC, Kamis (29/3), indeks Jepang Nikkei 225 naik 0,85% dan indeks Topix untung 0,61 persen pada awal perdagangan karena 31 dari 33 subi ndeksnya diperdagangkan lebih tinggi.
Di Korea Selatan, Kospi tergelincir 0,07% karena saham teknologi, bank dan mobil diperdagangkan lebih rendah. ASX 200 Australia turun tipis 0,17 %, karena sektor material dan keuangan memimpin kerugian di awal dagang.
(ven)
Lihat Juga :