Mandiri Syariah Jambi Tegaskan Fokus ke Segmen Ritel
Jum'at, 06 April 2018 - 05:01 WIB
Mandiri Syariah Jambi Tegaskan Fokus ke Segmen Ritel
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Jambi menegaskan fokusnya ke segmen ritel. Untuk mendukung penumbuhan ke segmen ritel, Mandiri Syariah Jambi menyiapkan strategi di antaranya bekerja sama dengan institusi pemerintah, pendidikan, dan kesehatan.
Area Manager Jambi Kemas Erwan Husainy mengatakan, dalam kondisi yang belum terlalu kondusif Mandiri Syariah Jambi sudah bisa mencatat pertumbuhan positif selama tiga bulan pertama tahun 2018. Secara year to date (ytd), pembiayaan Mandiri Syariah Jambi tumbuh 4,5% dari Rp1,36 triliun per posisi Desember 2017 menjadi Rp1,42 triliun per posisi Maret 2018.
"Dari total pembiayaan tersebut, porsi terbesar masih di segmen konsumer dan haji dengan pertumbuhan 6,22% semula Rp1,01 triliun menjadi Rp1,07 triliun," kata Erwan dalam siaran pers, Kamis (5/4/2018).
Adapun di segmen konsumer ini, Mandiri Syariah Area Jambi saat ini mulai memasarkan pembiayaan kendaraan bermotor. Untuk pembiayaaan kendaraan bermotor, Mandiri Syariah bekerja sama dengan anak usaha Bank Mandiri lainnya yakni Mandiri Tunas Finance. Kerja sama dengan perusahaan multifinance ini membuat proses pembiayaan kendaraan bermotor lebih cepat dan mudah. Margin yang ditawarkan pun kompetitif.
Sejalan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat, Mandiri Syariah juga menumbuhkan pembiayaan produktif khususnya di segmen usaha mikro kecil menengah (UMKM). "Pembiayaan segmen mikro kami juga tumbuh," jelas Erwan.
Dia mengatakan, di segmen mikro banking, Mandiri Syariah Area Jambi dari Januari-Maret 2018 tumbuh 0,72% dari Rp201 miliar menjadi Rp202 miliar. "Memang masih kecil pertumbuhannya karena tahun lalu di segmen ini kami masih konsolidasi untuk memperbaiki kualitas. Segmen Mikro adalah pembiayaan dengan maksimal plafon Rp200 juta," tuturnya.
Selain itu, Area Jambi juga memasarkan pembiayaan cicil gadai emas. Per kuartal I/2018, pembiayaan cicil dan gadai emas di Area Jambi tumbuh 3,46% dari Rp41,03 miliar menjadi Rp42,45 miliar.
Secara total dana pihak ketiga (DPK) Mandiri Syariah Jambi per posisi Maret 2018 sebesar Rp876 miliar atau naik 17% dibanding posisi Desember 2017 yang sebesar Rp748,82 miliar. Adapun total aset per Febuari 2018 sebesar Rp1,43 triiiun. Sedangkan jumlah nasabah berdasarkan jumlah rekening tercatat sebanyak 158.332.
Area Manager Jambi Kemas Erwan Husainy mengatakan, dalam kondisi yang belum terlalu kondusif Mandiri Syariah Jambi sudah bisa mencatat pertumbuhan positif selama tiga bulan pertama tahun 2018. Secara year to date (ytd), pembiayaan Mandiri Syariah Jambi tumbuh 4,5% dari Rp1,36 triliun per posisi Desember 2017 menjadi Rp1,42 triliun per posisi Maret 2018.
"Dari total pembiayaan tersebut, porsi terbesar masih di segmen konsumer dan haji dengan pertumbuhan 6,22% semula Rp1,01 triliun menjadi Rp1,07 triliun," kata Erwan dalam siaran pers, Kamis (5/4/2018).
Adapun di segmen konsumer ini, Mandiri Syariah Area Jambi saat ini mulai memasarkan pembiayaan kendaraan bermotor. Untuk pembiayaaan kendaraan bermotor, Mandiri Syariah bekerja sama dengan anak usaha Bank Mandiri lainnya yakni Mandiri Tunas Finance. Kerja sama dengan perusahaan multifinance ini membuat proses pembiayaan kendaraan bermotor lebih cepat dan mudah. Margin yang ditawarkan pun kompetitif.
Sejalan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat, Mandiri Syariah juga menumbuhkan pembiayaan produktif khususnya di segmen usaha mikro kecil menengah (UMKM). "Pembiayaan segmen mikro kami juga tumbuh," jelas Erwan.
Dia mengatakan, di segmen mikro banking, Mandiri Syariah Area Jambi dari Januari-Maret 2018 tumbuh 0,72% dari Rp201 miliar menjadi Rp202 miliar. "Memang masih kecil pertumbuhannya karena tahun lalu di segmen ini kami masih konsolidasi untuk memperbaiki kualitas. Segmen Mikro adalah pembiayaan dengan maksimal plafon Rp200 juta," tuturnya.
Selain itu, Area Jambi juga memasarkan pembiayaan cicil gadai emas. Per kuartal I/2018, pembiayaan cicil dan gadai emas di Area Jambi tumbuh 3,46% dari Rp41,03 miliar menjadi Rp42,45 miliar.
Secara total dana pihak ketiga (DPK) Mandiri Syariah Jambi per posisi Maret 2018 sebesar Rp876 miliar atau naik 17% dibanding posisi Desember 2017 yang sebesar Rp748,82 miliar. Adapun total aset per Febuari 2018 sebesar Rp1,43 triiiun. Sedangkan jumlah nasabah berdasarkan jumlah rekening tercatat sebanyak 158.332.
(fjo)
Lihat Juga :