Kapal Pesiar Superstar Libra Bikin Pariwisata Sumut Makin Berdenyut

Kamis, 05 April 2018 - 15:24 WIB
Kapal Pesiar Superstar...
Kapal Pesiar Superstar Libra Bikin Pariwisata Sumut Makin Berdenyut
A A A
JAKARTA - Pariwisata Sumatra Utara (Sumut) memasuki era baru. Kehadiran Kapal Pesiar Superstar Libra menjadi momentumnya. Kapal ini bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Kamis (5/4), pukul 05.55 WIB. Hadirnya Superstar Libra jadi uji kelayakan infrastruktur jalur laut baru. Tepatnya melalui Kuala Tanjung.

"Kedatangan Superstar Libra ini diantaranya untuk trial, bagaimana kapal ini bersandar. Pelabuhan ini masih baru. Secara teknis tidak ada masalah. Semua bagus dan lancar. Momen ini ke depannya sangat penting," ungkap Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo.

Kehadiran Superstar Libra disambut Wakil Gubernur Sumatra Utara Nur Manurung, Dirut Pelindo I Bambang Cahyana, Wakil Ketua DPD Asita Adil Anwar, Kabid Infrastruktur Pariwisata Bahari Kemenkominfo Velly Asvaliantina, Kepala Bea Cukai Kuala Tanjung Yudi Darmanauli.

Saat ini, Pelabuhan Kuala Tanjung memasuki fase finishing. Beberapa infrastruktur ditambahkan untuk membuat pelabuhan ini menjadi layak disandari kapal Internasional.

Momentum kedatangan Superstar Libra sangat penting. Karena ada 700 wisman di dalamnya. Paspor Malaysia, Singapura, dan Australia, mendominasi kunjungan itu. Dari jumlah total 700 wisman, 280 diantaranya turun dari kapal dan ikut menikmati wisata lokal.

Usai menjejakan kaki di Pelabuhan Kuala Tanjung, para wisman ini menjalani prosedur administrasi normal sesuai SOP. Barang-barang bawaan para wisman pun dimasukan ke dalam mobile x-ray untuk diperiksa.

Layanan imigrasi on board ini memang menjadi suatu keharusan melengkapi pelayanan prima kepada pariwisata. Tujuannya, untuk mengantisipasi barang bawaan terlarang seperti narkoba atau senjata tajam berbahaya.

"Pemeriksaan imigrasi dan bea cukai tetap normal dengan peralatan portable. Yang jelas wisatawan enjoy," terangnya.

Hanya dibutuhkan beberapa menit diantrian customs. Setelah itu, rombongan wisatawan kapal pesiar mendapat sambutan hangat dari tuan rumah. Rombongan tamu mancanegara ini lalu disuguhi Tarian Persembahan Melayu dari Dinas Pariwisata Kabupaten Batu Bara.

Sambutan hangat khas adat Batak dengan pemberian ulos merah sebagai cindera mata. Lalu, ada t-shirt dengan logo Garuda Pesona Indonesia lengkap dengan topinya juga diberikan.

“Semoga mereka berkesan dengan suasana di sini. Sebab, mayoritas para wisman khususnya yang berasal dari Malaysia dan Singapura ini lebih sering ke Medan dan sudah familiar dengan culture kita,” tutur Arie lagi.

Dengan konvoi menggunakan bus, para wisatawan bergerak mengikuti rangkaian kemeriahan yang sudah disiapkan secara ekslusif oleh Panorama dan beberapa agent lainnya. Mereka menikmati wisata belanja di beberapa destinasi. Ada beragam produk unik dan menarik yang ditawarkan kepada wisman. Belum lagi, harganya super murah. Mereka juga terlihat enjoy menikmati beragam kuliner yang disajikan.

“Mereka mengunjungi beberapa pusat keramaian. Rata-rata wisatawan yang datang lebih senang dengan wisata shopping dan kuliner. Para wisman ini sangat familiar dengan suasana di sini, yang mirip dengan daerah asalnya” katanya.

Dalam dua minggu kedepan, rute yang sama akan dilakukan kembali oleh Cruise ini dengan itenery yang sama. Kehadiran kapal pesiar ini layak dinanti. Kemampuan spending para penumpang Superstar Libra cukup tinggi. Buktinya paket tour senilai RM1299 langsung diambilnya. Belum lagi, kapal pesiar ini memiliki 16 trip di sepanjang tahun ini.

Bila jalur laut ini aktif memasok wisman, maka masyarakat yang akan ikut merasakan menisnya ekonomi. Arie menerangkan, simulasi yang dilakukan Superstar Libra dan Pelabuhan Kuala Tanjung positif.

“Semua positif. Kami berharap jumlah wisatawan yang berkunjung berikutnya lebih maksimal. Secara umum tidak masalah, seperti terkait bea cukai dan keimigrasiannya. Untuk kedepannya, pelayanan yang diberikan pasti akan lebih baik,” terangnya lagi.

Apresiasi kedatangan Superstar Libra juga diberikan Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar Indroyono Soesilo. Indroyono. Menurutnya, masyarakat dan pemerintah daerah akan merasakan manfaat ekonomi dari kehadiran Superstar Libra. Masyarakat menerima manfaat dari transaksi kuliner dan souvenir. Lalu, pemerintah daerah mendapat jatah income dari biaya labuh, air bersih, juga lainnya.

“Pelabuhan ini sedang diuji coba dan ternyata berhasil. Superstar Libra ini luar biasa. Sekarang yang aktif harusnya masyarakat. Mereka harus segera jualan di sekitar pelabuhan. Mereka bisa membuat spot untuk wisata belanja. Momentum ini dioptimalkan,” ujar Indroyono.

Bukan hanya masyarakat, pemerintah daerah juga harus agresif memanfaatkan peluang. Sebab, waktu tempuh 2 jam dari Pelabuhan Kuala Tanjung menuju kawasan Danau Toba masih cukup lama. Lalu, solusinya adalah pada jarak tempuh 1 jam dibangun destinasi wisata untuk kembali menyegarkan wisatawan.

“Pada interval jarak tempuh 1 jam harus ada destinasi. Wisatawan perlu tempat untuk berhenti biar tidak bosan. Pemerintah daerah harus memikirkan destinasi baru ini, entah apa pun itu bentuknya. Bisa destinasi digital dengan mengoptimalkan potensi GenPI. Bisa juga membuat wisata belanja. Kalau ini dilakukan akan semakin mensejahterakan masyarakat,” imbuhnya lagi.

Setelah dari Kuala Tanjung, Superstar Libra akan menuju destinasi berikutnya di Phuket, Thailand.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, peluang Sumut untuk mengembangkan pariwisata dan meraih keuntungan semakin terbuka lebar. Pilihan akses menikmati destinasi wisata dan liburan di Sumut semakin banyak. Wisman bisa melalui jalur Kuala Tanjung.

"Kami optimistis, Superstar Libra ini akan kembali setelah sukses melakukan simulasi di Pelabuhan Kuala Tanjung. Kalau ini rutin, maka pengaruhnya terhadap ekonomi akan semakin besar," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wamenparekraf Angela...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Event Sangat Ampuh Jadi Magnet Promosi Pariwisata!
Promosikan Pariwisata...
Promosikan Pariwisata di Kawasan Danau Toba, TICC Gelar Touring Communty To Lake Toba
Touring Communty To...
Touring Communty To Lake Toba, Kemenparekraf dan BPODT Ajak Pelaku Wisata Terapkan CHSE
Pembangunan IKN Picu...
Pembangunan IKN Picu Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata
Pemerintah Tegaskan...
Pemerintah Tegaskan Akan Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Menggerakkan Ekonomi...
Menggerakkan Ekonomi dengan Mengaktifkan Industri Pariwisata
Berita Terkini
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
1 jam yang lalu
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
3 jam yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
4 jam yang lalu
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
5 jam yang lalu
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved