Rupiah Diprediksi Akan Sulit Terangkat Positif
Jum'at, 06 April 2018 - 09:07 WIB
Rupiah Diprediksi Akan Sulit Terangkat Positif
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan rupiah yang kembali cenderung tertahan memberikan gambaran minimnya sentimen positif dari dalam negeri sehingga mudah rentan dengan kondisi global. Meski terdapat sentimen terkait ekonomi Indonesia yang akan siap menghadapi revolusi Industri 4.0 karena dinilai memiliki daya saing.
Namun langkah pemerintah yang akan menerapkan kebijakan baru terkait insentif berupa tax holiday masih belum cukup. "Namun, tidak cukup kuat mengangkat rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (6/4/2018).
Diperkirakan Reza, rupiah akan kembali cenderung tertahan dengan respon pelaku pasar dalam menanggapi sentimen yang ada. Diperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.772/USD dan resisten Rp13.755/USD.
"Meski demikian, tetap cermati dan waspada terhadap sentimen yang membuat laju Rupiah kembali tertahan kenaikannya dan kembali melemah," papar Reza.
Sebelumnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Kamis (5/4/2018) ditutup semakin tak bertenaga untuk mengakhiri sesi di zona merah. Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan pada level Rp13.767/USD.
Namun langkah pemerintah yang akan menerapkan kebijakan baru terkait insentif berupa tax holiday masih belum cukup. "Namun, tidak cukup kuat mengangkat rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (6/4/2018).
Diperkirakan Reza, rupiah akan kembali cenderung tertahan dengan respon pelaku pasar dalam menanggapi sentimen yang ada. Diperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.772/USD dan resisten Rp13.755/USD.
"Meski demikian, tetap cermati dan waspada terhadap sentimen yang membuat laju Rupiah kembali tertahan kenaikannya dan kembali melemah," papar Reza.
Sebelumnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Kamis (5/4/2018) ditutup semakin tak bertenaga untuk mengakhiri sesi di zona merah. Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan pada level Rp13.767/USD.
(akr)