Pasar Modal Kian Signifikan untuk Biayai Proyek Infrastruktur

Minggu, 08 April 2018 - 09:01 WIB
Pasar Modal Kian Signifikan...
Pasar Modal Kian Signifikan untuk Biayai Proyek Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengoptimalkan instrumen pasar modal untuk pembiayaan infrastruktur sekaligus sebagai sarana berinvestasi masyarakat. Peran pasar modal kian dibutuhkan karena pemerintah membutuhkan dana Rp5.519 triliun untuk membangun infrastruktur.

Sementara, kemampuan pendanaan APBN dan APBD hanya sekitar 50% dari kebutuhan tersebut. Di sisi lainnya kemampuan pembiayaan bank terbatas dengan likuditas atau LDR bank yang ketat mencapai 90% di 2017.

Deputi Direktur Perizinan Pengelolaan Investasi OJK I Made Bagus Tirthayatra mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan pemanfaatan pasar modal dalam membangun infrastruktur di Indonesia. Pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan agar pemerintah mampu memperkuat kestabilan ekonomi nasional. Sejak awal tahun hingga kuartal pertama 2018 tercatat pertumbuhan kapitalisasi pasar modal di Indonesia sudah tumbuh 17%.

"Sedangkan dana kelolaan investasi dana bersama seperti reksa dana, DIRE, EBA, atau ETF, mengalami kenaikan 31% di 2017. Sepanjang kuartal pertama 2018 tercatat ada kenaikan 5,6%. Instrumen pasar modal sangat memainkan peran penting ke depannya," ujar Tirthayatra dalam sambutannya di seminar bertajuk Investment Discussion and Economic Analysis (IDEA) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Sabtu (7/4/2018).

Produk pengelolaan investasi seperti efek beragun aset atau EBA sudah makin berkembang seperti berbasis tagihan listrik dari Indonesia Power. Selain itu juga ada produk berbasis ruas jalan total. Produk EBA sangat dibutuhkan karena pemerintah tidak lagi mengandalkan APBN.

"Instrumen pasar modal sesuai dengan kebutuhan pembiayaan jangka panjang. Bahkan pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka Jawa Barat, juga mengandalkan pembiayaan dari instrumen Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT)," ujarnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kolaborasi IBCSD dan...
Kolaborasi IBCSD dan BEI Dorong Akses Pembiayaan Berkelanjutan melalui Sustainable Bonds & Sukuk
Tantangan Terbesar UKM,...
Tantangan Terbesar UKM, Keterbatasan Modal sampai Akses Pasar
Infrastruktur dan Pembiayaan
Infrastruktur dan Pembiayaan
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
Kebutuhan Infrastruktur:...
Kebutuhan Infrastruktur: Pembiayaan Alternatif?
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Berita Terkini
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
25 menit yang lalu
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
1 jam yang lalu
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
10 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
11 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
11 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
11 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved