Melantai di BEI, Saham GHON dan TDPM Kompak Dibuka Naik
Senin, 09 April 2018 - 12:50 WIB
Melantai di BEI, Saham GHON dan TDPM Kompak Dibuka Naik
A
A
A
JAKARTA - Saham perdana PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk Tbk (GHON) pada hari ini di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka pada level Rp1.755/lembar atau naik 585 poin dari harga penawaran Rp1.170.
"Kita kelebihan permintaan atau over subscribe 1,7 kali," ujar Direktur Utama Gihon Telekomunikasi Indonesia Rudolf P Nainggolan di Jakarta, Senin (9/4/2018).
Dana yang diperoleh dari penawaran umum saham perdana ini Rp178,87 miliar setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk pelunasan pinjaman perbankan, modal kerja operasional, serta belanja modal yang berkaitan dengan pembangunan sites telekomunikasi baru guna perluasan dan penambahan portofolio menara.
Pada aksi korporasi ini, perusahaan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Hari ini juga ada pencatatan saham perdana lainnya dari PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM). Saham TDPM dibuka pada level Rp338/lembar atau naik 110 poin dari harga penawaran Rp228.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI sesi pertama, Senin (9/4) ditutup naik 31,133 poin (0,504%) menjadi 6.206,18 poin dibandingkan penutupan Jumat (6/4) di posisi 6.175,05 poin. Menurut data StockWatch, peningkatan ini seiring kenaikan harga saham 182 dari 471 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI.
Emiten tersebut antara lain berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun. Saham-saham emiten tersebut adalah Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Astra International Tbk (ASII), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Saham Gihon Telekomuniasi Indonesia Tbk (GHON) pada Senin (9/4) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu 50% menjadi Rp1.755, dari harga penawaran umum perdana sebesar Rp1.170 per saham. Saham GHON dicatatkan dan mulai diperdagangkan di BEI, Senin (9/4). Sedangkan harga saham Tira Austenite Tbk (TIRA) mengalami penurunan terbesar, yaitu 20,14% menjadi Rp230 per unit.
"Kita kelebihan permintaan atau over subscribe 1,7 kali," ujar Direktur Utama Gihon Telekomunikasi Indonesia Rudolf P Nainggolan di Jakarta, Senin (9/4/2018).
Dana yang diperoleh dari penawaran umum saham perdana ini Rp178,87 miliar setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk pelunasan pinjaman perbankan, modal kerja operasional, serta belanja modal yang berkaitan dengan pembangunan sites telekomunikasi baru guna perluasan dan penambahan portofolio menara.
Pada aksi korporasi ini, perusahaan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Hari ini juga ada pencatatan saham perdana lainnya dari PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM). Saham TDPM dibuka pada level Rp338/lembar atau naik 110 poin dari harga penawaran Rp228.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI sesi pertama, Senin (9/4) ditutup naik 31,133 poin (0,504%) menjadi 6.206,18 poin dibandingkan penutupan Jumat (6/4) di posisi 6.175,05 poin. Menurut data StockWatch, peningkatan ini seiring kenaikan harga saham 182 dari 471 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI.
Emiten tersebut antara lain berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun. Saham-saham emiten tersebut adalah Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Astra International Tbk (ASII), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Saham Gihon Telekomuniasi Indonesia Tbk (GHON) pada Senin (9/4) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu 50% menjadi Rp1.755, dari harga penawaran umum perdana sebesar Rp1.170 per saham. Saham GHON dicatatkan dan mulai diperdagangkan di BEI, Senin (9/4). Sedangkan harga saham Tira Austenite Tbk (TIRA) mengalami penurunan terbesar, yaitu 20,14% menjadi Rp230 per unit.
(akr)
Lihat Juga :