BI Akui Masyarakat Belum Terbiasa Bertransaksi Nontunai

Selasa, 17 April 2018 - 15:24 WIB
BI Akui Masyarakat Belum...
BI Akui Masyarakat Belum Terbiasa Bertransaksi Nontunai
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengakui bahwa Indonesia belum semaju negara lain dalam hal pengimplementasian pembatasan transaksi uang kartal (PTUK). Sebab, masyarakat Indonesia masih belum terbiasa untuk bertransaksi menggunakan sistem nontunai (cashless).

Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto mengatakan, salah satu tantangan pembatasan uang kartal utamanya adalah perilaku masyarakat yang masih senang bertransaksi tunai. Selain itu, sambung dia, dari sisi penyelenggara jasa keuangan pun masih perlu didorong untuk lebih tertib.

"Jadi memang masih banyak masyarakat terutama di daerah yang memilih transaksi dengan uang tunai," katanya di Gedung PPATK, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Kendati demikian, pihaknya terus mendorong agar masyarakat di Tanah Air semakin terbiasa bertransaksi secara nontunai. Misalnya, bersama pemerintah membuat peraturan penggunaan nontunai di jalan tol.

Selain itu, bantuan sosial dari pemerintah pun kini didorong dengan menggunakan sistem nontunai. "Kita dorong untuk disalurkan kalau dulu sistemnya secara tunai. Kali ini kita langsung ke masing-masing individu secara nontunai. Jadi di samping edukasi, kita lakukan program nyata untuk mendorong ini," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hingga Juli, Transaksi...
Hingga Juli, Transaksi E-Money Mandiri Capai Rp7,4 Triliun
Gerakan Nasional Non...
Gerakan Nasional Non Tunai
BI Tutup Seluruh Operasional...
BI Tutup Seluruh Operasional Saat Pemilu, Akses Hanya Non Tunai BI Fast
Formula E Jadi Ajang...
Formula E Jadi Ajang Gencarkan Pembayaran Non-Tunai
Apa Benar Uang Baru...
Apa Benar Uang Baru Bertentangan dengan Gerakan Non Tunai? Simak Penjelasan Ekonom!
MotionBanking Mengintegrasikan...
MotionBanking Mengintegrasikan Fitur e-Money dari MotionPay
Berita Terkini
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
14 menit yang lalu
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
37 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo Mulai 1 Juni
47 menit yang lalu
Rupiah Pagi Ini Ambruk...
Rupiah Pagi Ini Ambruk ke Rp17.885 per Dolar AS, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
3 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved