Rupiah Berakhir Tak Berdaya Lawan USD, Pounds Tergelincir

Senin, 23 April 2018 - 17:00 WIB
Rupiah Berakhir Tak...
Rupiah Berakhir Tak Berdaya Lawan USD, Pounds Tergelincir
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore, Senin (23/4/2018) masih tak berdaya hingga mendekati level Rp14.000/USD. Laju mata uang Garuda masih lemah saat Poundsterling tergelincir ke posisi terendah dalam dua pekan saat melawan USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah terus jatuh hingga menyentuh level Rp13.975/USD atau semakin memburuk dari penutupan akhir pekan kemarin Rp13.893/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.886-Rp13.982/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berada pada level Rp13.890/USD. Posisi tersebut memperlihatkan rupiah masih sulit keluar dari zona merah dibandingkan sebelumnya.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi akhir perdagangan berada pada posisi Rp13.890/USD atau terpuruk semakin dalam ke zona merah dibanding penutupan sebelumnya Rp13.875/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp13.873-Rp13.895/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah masih merosot tajam hingga ke level Rp13.894/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih jatuh dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.804/USD.

Di sisi lain, seperti dilansir Reuters, poundsterling tergelincir ke posisi terendah dua pekan terhadap dolar AS, ketika investor masih memantau apakah Bank of England akan menaikkan suku bunga pada bulan Mei menyusul data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan. Ditambah komentar dari Gubernur Mark Carney yang cenderung berhati-hati.

Pound sebenarnya telah menjadi salah satu mata uang utama berkinerja terbaik pada 2018 dan minggu lalu melonjak ke level tertinggi sejak referendum Brexit pada Juni 2016. Tapi pertumbuhan upah dan inflasi yang lebih lemah dari perkiraan, dan komentar Carney mendorong mata uang untuk mengirimnya turun 1,7% sepanjang pekan ini karena investor masih berharap kemungkinan BoE bisa menunda menaikkan suku bunga sampai akhir tahun.

Pada perdagangan hari ini, Pound mendatar di level 1,3997 versus USD, setelah sebelumnya mencapai rendah posisi terburuk dua minggu 1,3984 karena kekuatan dolar yang luas terus menekan pound. Terhadap euro, pound pulih dan naik 0,3% menjadi 87,515.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved