Bank DKI Beri Fasilitas Kredit ke 70 UMKM Binaan OK OCE

Senin, 23 April 2018 - 23:43 WIB
Bank DKI Beri Fasilitas...
Bank DKI Beri Fasilitas Kredit ke 70 UMKM Binaan OK OCE
A A A
JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Bank DKI) menyalurkan kredit kepada 70 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengikuti program kewirausahaan One Kecamatan One Center Entrepenuership alias OK OCE.

Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi mengatakan, pemberian kredit ini merupakan dukungan bank kepada pengembangan UMKM di DKI Jakarta. "Kredit secara massal ini diberikan dengan maksimal plafon per debitur mencapai Rp10 juta dengan tingkat bunga 7%," kata Kresno melalui siaran pers yang diterima SINDOnews, Senin (23/4/2018).

Fasilitas kredit tersebut diberi nama kredit Monas Pemula, terang Kresno bisa menjadi solusi bagi pelaku UMKM yang baru memulai usahanya.

Pasalnya, bunga 7% yang diberlakukan dalam kredit Monas Pemula sama dengan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditetapkan pemerintah pada awal tahun ini.

"Monas Pemula dapat digunakan, baik untuk modal kerja maupun investasi produktif dengan maksimal plafon kredit Rp10 Juta dan jangka waktu sampai dengan 18 bulan," jelas Kresno.

Adapun penyaluran kredit Monas Pemula ini hanya diberikan kepada peserta OK OCE yang sudah melewati enam dari tujuh tahapan dalam program OK OCE.

Penyaluran kredit ini disebut Kresno sebagai bentuk sinergi positif OK OCE untuk memperluas penyaluran kredit kepada UMKM khususnya di Jakarta. Ke depannya, jumlah UMKM binaan OK OCE yang mencapai ribuan peserta diharapkan bisa menjadi basis customer Bank DKI.

"Sebagai BUMD DKI Jakarta, Bank DKI senantiasa mendukung program OK OCE untuk memajukan perekonomian masyarakat khususnya dalam mengembangkan sektor UMKM di Jakarta," sambung Kresno.

Di sisi lain, Bank DKI meraih pertumbuhan penyaluran kredit mikro cukup signifikan pada tahun ini. Penyaluran kredit mikro Bank DKI hingga Maret 2018 tumbuh lebih tinggi 58,6% dibanding periode sama pada 2017.

"Penyaluran kredit mikro tumbuh signifikan sebesar 58,6% dari Rp325 miliar per Maret 2017 menjadi Rp516 miliar per Maret 2018. Peningkatan ini didorong oleh ekspansi jaringan kantor Bank DKI di pasar-pasar DKI Jakarta," pungkas Kresno.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Mandiri UKM Center Dekatkan...
Mandiri UKM Center Dekatkan Perbankan dan Pelaku Usaha Kecil
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
1 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
2 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan AS Beri Donasi...
3 Alasan AS Beri Donasi Senjata Miliaran Dolar ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved