IHSG Ditutup Anjlok 2,81% Iringi Kejatuhan Pasar Saham Daratan China

Kamis, 26 April 2018 - 16:44 WIB
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 2,81% Iringi Kejatuhan Pasar Saham Daratan China
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (26/4/2018) berakhir anjlok sangat dalam untuk mengiringi kejatuhan pasar saham di daratan China. IHSG menjelang akhir pekan ditutup memerah usai kehilangan 2,81% atau 170,65 ke level 5.909,20.

IHSG pada perdagangan sesi I siang tadi ambruk 112,75 poin atau 1,85% menjadi 5.967,10 setelah pagi tadi dibuka sempat merayap naik dengan tambahan 4,03 poin atau 0,07% ke level 6.083,8. Kemarin, IHSG ditutup lebih rendah 149,78 poin atau 2,40% ke posisi 6.079,85.

Sektor saham dalam negeri tanpa terkecuali bergerak melemah di perdagangan sore dipimpin kejatuhan terdalam sektor pertambangan hingga sebesar 3,46%. Selain itu diikuti keuangan serta infrastruktur yang masing-masing ambruk 3,19% serta 3,11%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,14 triliun dengan 9,50 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,30 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp4,62 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,31 triliun. Tercatat sebesar 69 saham menguat, 363 melemah dan 88 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indofarma Tbk. (INAF) naik Rp420 menjadi Rp4.800, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) bertambah Rp1.075 menjadi Rp5.975 dan PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) melonjak Rp325 ke posisi Rp10.775.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp75 menjadi Rp7.075, PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) melemah Rp275 menjadi Rp5.125 serta PT Indospring Tbk. (INDS) turun Rp120 ke level Rp1.635.

Seperti dilansir Reuters hari ini, pasar saham Asia bergerak variasi menyusul kenaikan moderat Wall Street. Di Jepang, indeks Nikkei bertambah 104,29 poin atau 0,47% menjadi 22.319,61 sedangkan indeks Topix meningkat 4,4 poin yang setara 0,25% di posisi 1.772,13.

Selanjutnya indeks Kospi di seberang selat Korea juga menunjukkan tren positif dengan lonjakan 1,1% atau 26,83 poin ke level 2.475,64. Sementara itu pasar saham daratan China mengakhiri sesi menjelang akhir pekan lebih rendah dengan komposit Shanghai menyusut ke level 3.075,85 usai kehilangan 42,12 poin atau 1,35%.

Raihan negatif juga dicetak komposit Shenzhen yang turun 38,85 poin atau 2,14% menjadi 1.770,40. Pelemahan juga terjadi pada indeks Hang Seng, Hong Kong yang hingga sesi perdagangan sore bertengger di posisi 30.007,68 usai jatuh cukup dalam mencapai 320,47 poin atau 1,06%.

Di Australia, bursa saham ASX 200 turun 10,8 poin atau 0,18% menjadi 5.910,80 setelah pasar ditutup pada Rabu, kemarin karena hari libur nasional. Sektor keuangan mencetak kinerja terburuk setelah terpuruk 1,77% dan saham perbankan utama jatuh di antaranya Westpac turun 3,6% sedangkan ANZ merosot 2,14% dan Commonwealth Bank jatuh 1,65% diikuti National Australia Bank kehilangan 2,1%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
IHSG Hari Ini Berpeluang...
IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Boyong 7 Saham Ini
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
14 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved