Meski Rupiah Melemah, BI Pastikan Fundamental Ekonomi Kuat

Kamis, 26 April 2018 - 21:47 WIB
Meski Rupiah Melemah,...
Meski Rupiah Melemah, BI Pastikan Fundamental Ekonomi Kuat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih dalam kondisi yang baik. Meskipun rupiah terdepresiasi selama sepekan terakhir, sejumlah indikator perekonomian masih sesuai perkiraan BI.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, inflasi masih sesuai dengan target di kisaran 3,5+1%, defisit transaksi berjalan pun lebih rendah dari batas aman 3% produk domestik bruto (PDB).

Tak hanya itu, lanjut dia, momentum pertumbuhan ekonomi juga berlanjut diikuti oleh struktur pertumbuhan yang lebih baik, dan stabilitas sistem keuangan yang tetap kuat.

"Kepercayaan asing juga terus membaik yang tercermin pada upgrade rating Indonesia oleh Moody’s, JCRA, dan R&I serta dimasukkannya obligasi negara ke dalam Bloomberg Global Bond Index," ujar Agus di Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Agus juga memastikan BI telah melakukan langkah-langkah stabilisasi, baik di pasar valas maupun pasar SBN (dual intervention) untuk meminimalkan depresiasi yang terlalu cepat dan berlebihan.

Ke depan, untuk memperkuat upaya stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamentalnya dengan tetap mendorong mekanisme pasar, BI juga akan menempuh sejumlah langkah, di antaranya senantiasa berada di pasar untuk memastikan tersedianya likuiditas dalam jumlah yang memadai baik valas maupun rupiah.

"Kita memantau dengan seksama perkembangan perekonomian global dan dampaknya terhadap perekonomian domestik. Kita juga mempersiapkan second line of defense bersama dengan institusi eksternal terkait," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
ANGIN SEGAR! BI Prediksi...
ANGIN SEGAR! BI Prediksi Nilai Rupiah Akan Kembali Menguat Pada Juli 2026
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
22 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
54 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved