Tekanan Kenaikan Harga Bulan Juli Menurun

Sabtu, 05 Mei 2018 - 20:01 WIB
Tekanan Kenaikan Harga...
Tekanan Kenaikan Harga Bulan Juli Menurun
A A A
JAKARTA - Konsumen memperkirakan tekanan kenaikan harga pada Juli 2018 mengalami penurunan. Hal ini tercermin dari peningkatan indeks ekspektasi harga pada Juli 2018 sebesar 183,6, lebih rendah dari 184,4 pada bulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman mengatakan, perkiraan perlambatan tekanan kenaikan harga disebabkan kembali normalnya permintaan terhadap barang dan jasa pasca Idul Fitri. Data spasial, penurunan indeks ekspektasi harga terjadi di 6 kota dengan penurunan tertinggi di Kota Samarinda dan Medan.

Adapun tekanan kenaikan harga pada Oktober 2018 diperkirakan meningkat, didorong kekhawatiran konsumen terhadap kenaikan harga BBM dan tarif listrik pada semester kedua 2018. "Hal ini terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) Oktober mendatang yang meningkat 1,6 poin, dari 165,0 pada bulan sebelumnya menjadi 166,8," kata Agusman di Jakarta Sabtu (5/5/2018).

Secara spasial, tekanan kenaikan harga meningkat di 9 kota survei, tertinggi di Banten dan Samarinda. Sementara itu, konsumen memperkirakan tekanan harga pada April 2019 mendatang sedikit menurun.

Hal ini tercermin dari indeks ekspektasi harga pada April mendatang sebesar 179,7, sedikit lebih rendah dari 180,0 pada bulan sebelumnya. Penurunan tekanan kenaikan harga secara regional diperkirakan terjadi di 7 kota, terdalam di Medan dan Samarinda.

Dia melanjutkan, pada April 2018, optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, terindikasi dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 122,2, lebih tinggi dari 121,6 pada Maret 2018.

Peningkatan optimisme konsumen tersebut didorong oleh kenaikan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 1,3 poin dari bulan sebelumnya, sedangkan lndeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) relatif stabil.

Menurut Agusman, secara spasial, peningkatan IKK April 2018 terjadi di 9 kota pelaksana survei, tertinggi di Kota Pontianak dan Semarang. "Optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi Oktober 2019 meningkat, tercermin dari kenaikan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dari 133,0 pada bulan sebelumnya menjadi 134,3 pada April 2018," urainya.

Kenaikan IEK didorong oleh kenaikan seluruh komponen pembentuknya, tertinggi kenaikan pada indeks ekspektasi konsumen terhadap kegiatan usaha ke depan sebesar 1,9 poin menjadi 136,4 pada April 2018. Secara spasial, lanjut dia, kenaikan IEK terjadi di 10 kota dengan kenaikan tertinggi terjadi di Semarang dan Pangkal Pinang.

Sementara itu, kenaikan Indeks ekspektasi kegiatan usaha pada April 2018 terjadi pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp2,1 juta-Rp3 juta dan di atas Rp4 juta per bulan. Berdasarkan kelompok umur responden, kenaikan indeks terutama terjadi pada kelompok umur 31-60 tahun.

"Responden memperkirakan intensitas pembangunan nasional yang semakin meningkat pada semester II 2018 yang disertai dengan terkendalinya kenaikan harga barang dan jasa akan berdampak positif dalam mendorong pertumbuhan kegiatan usaha ke depan," papar Agusman.

Kegiatan usaha yang tumbuh lebih tinggi juga diperkirakan berdampak pada meningkatnya ketersediaan lapangan kerja pada Oktober mendatang.

Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja bulan Oktober 2018 mendatang sebesar 119,3, naik 0,5 poin dari bulan sebelumnya. Kenaikan indeks terjadi pada responden dengan tingkat pendidikan SLTA dan Akademi. Sementara dari sisi usia, meningkatnya ekspektasi terjadi pada usia diatas 30 tahun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
22 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved