ASEAN+3 Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Regional

Sabtu, 05 Mei 2018 - 22:01 WIB
ASEAN+3 Tingkatkan Ketahanan...
ASEAN+3 Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Regional
A A A
JAKARTA - Negara-negara ASEAN beserta China, Jepang, dan Korea Selatan (ASEAN+3) berkomitmen meningkatkan ketahanan ekonomi regional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara mengatakan, negara-negara ASEAN+3 terus mewaspadai risiko ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian, baik akibat adanya kebijakan proteksionisme, percepatan pengetatan kondisi keuangan global, maupun risiko geopolitik.

Karena itu, dalam pertemuan Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan ASEAN+3 di Manila, Filipina, semuanya sepakat melanjutkan kerja sama keuangan regional melalui pertukaran pandangan mengenai perkembangan ekonomi global dan regional terkini, respons kebijakan, serta kerja sama untuk memperkuat ketahanan ekonomi regional.

Pada pertemuan juga ditegaskan komitmen melaksanakan kebijakan makroekonomi yang prudent termasuk bauran kebijakan dengan kebijakan moneter, fiskal, makroprudensial dan struktural yang tepat untuk mendorong pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan, seimbang dan inklusif, sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi dan keuangan kawasan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri lembaga internasional seperti ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO), Asian Development Bank (ADB), dan International Monetary Fund (IMF) sebagai partner ASEAN+3.

"Kehadiran lembaga-lembaga tersebut dimaksudkan untuk bertukar pandang mengenai kondisi terkini dan prospek ekonomi global dan regional," ujar Mirza dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

Dalam pertemuan, para Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan ASEAN+3 menegaskan, dalam sistem keuangan global yang semakin terintegrasi, kerja sama yang lebih kuat di berbagai jaring pengaman keuangan global sangat penting untuk mencegah krisis di masa depan dan untuk menjaga stabilitas keuangan global.

Para Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan sepakat untuk melanjutkan kerja sama untuk memperkuat peran Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM) sebagai bagian penting dari jaring pengaman keuangan regional, dengan terus menjaga dan meningkatkan kesiapan operasionalnya.

Penguatan kerjasama fasilitas CMIM di tingkat regional sebagai Regional Financial Arrangement (RFA) dengan fasilitas IMF sebagai Global Financial Safety Net (GFSN) sebagai bagian dari jaring pengaman keuangan global akan terus ditingkatkan untuk mencapai kawasan ASEAN+3 yang semakin resilien dan terintegrasi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Negara-negara ASEAN,...
Negara-negara ASEAN, China dan Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
Para Punggawa Ekonomi...
Para Punggawa Ekonomi ASEAN, China, Korea, dan Jepang Perluas Kerja Sama
ASEAN, China, Jepang...
ASEAN, China, Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Awas! Ikut Perdagangan...
Awas! Ikut Perdagangan Bebas ASEAN, Indonesia Harus Hati-Hati
Jokowi Dorong ASEAN...
Jokowi Dorong ASEAN Gaet Jepang dalam Pemulihan Ekonomi Kawasan
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
1 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
2 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
2 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
2 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
3 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved