Gelar Promosi, Kopi Indonesia Curi Perhatian di Qatar

Minggu, 06 Mei 2018 - 19:12 WIB
Gelar Promosi, Kopi...
Gelar Promosi, Kopi Indonesia Curi Perhatian di Qatar
A A A
JAKARTA - Indonesia Qatar Business Council (IQBC) bekerja sama dengan Flat White Coffee House menggelar acara Indonesian Coffee Culture 2018 di kasawan elit the Pearl, Doha, Rabu (2/5) lalu. Dalam acara tersebut, kopi unggulan asal Indonesia sukses menyedot perhatian para pengunjung.

Acara promosi kopi tersebut di hadiri Duta Besar Indonesia untuk Qatar Letjen (Purn) Mohammad Basri Sidehabi beserta para duta besar dan diplomat dari negara sahabat khususnya ASEAN, serta para pelaku usaha Qatar.

President IQBC Hendra Hartono mengatakan, dalam acara coffee cupping, para pengunjung diajak dengan menyaksikan bagaimana biji kopi digerus lalu ditempatkan ke dalam beberapa cangkir. Peserta diminta mencium aroma dari setiap cangkir. Kemudian kopi diseduh dengan air panas suhu sekitar 100 derajat Celcius sehingga muncul crust di lapisan paling atas setiap cangkir. Peserta juga mencium aroma untuk 5 jenis kopi unggulan Indonesia yaitu Aceh Gayo, Java Preanger Jawa Barat, Bali Kinamani dan Taroja Sulawesi

"Kopi yang ditampilkan merupakan kopi yang telah dikenal di dunia, di antaranya Aceh Gayo dari Sumatera bagian utara, Java Preanger dari Jawa Barat, Bali Kintamani dari area turis terkenal yaitu Bali, Toraja Sulawesi Selatan dan yang sedang naik daun Kopi Kerinci dari Jambi Sumatra," ungkap Hendra dalam siaran pers, Minggu (6/5/2018).

CEO TSP Corporation ini menambahkan, setidaknya lebih dari 30 jenis kopi yang tersebar di Indonesia dan penting untuk dapat diketahui oleh dunia, tidak terkecuali di Qatar. Disampaikan pula bahwa Indonesia merupakan salah satu produsen terbesar kopi di dunia dengan berbagai varian kopi yang tersebar bedasarkan geografis lokasinya.

Menurutnya, kopi merupakan bagian dari sejarah panjang yang dimulai sejak kolonial Belanda tiba di Indonesia. Dengan produksi sebesar 600.000 metrik ton setahun, produk kopi terus berkembang dan jumlah kebun kopi semakin bertambah sejalan dengan tingginya permintaan pada pasar domestik.

"Importir terbesar kopi Indonesia saat ini dari Amerika Serikat, Jepang dan Eropa. Negara Teluk juga telah mengenal kopi Indonesia khususnya Dubai dan Saudi Arabia, namun masih sedikit di Qatar. Untuk itulah kami ingin mengenalkan kopi Indonesia di sini," terangnya.

Hendra mengatakan, sejak terbentuk pada tahun 2017, IQBC berhasil menghimpun dan mewadahi para pengusaha untuk berbisnis di Qatar. IQBC akan menyelenggarakan pameran berbagai produk unggulan Indonesia pada Pameran Indoqatar Expo yang diselenggarakan pada akhir tahun 2018 yang bekerja sama dengan pelaku usaha Qatar.

Lebih lanjut, Hendra mengatakan, Indonesia juga membantu Qatar dalam mewujudkan ketahanan pangan dengan membangun pabrik makanan yang bekerja sama dengan pengusaha Qatar. "Saat ini prioritas kita adalah membantu penguatan Qatar untuk ikut menjaga ketahanan pangan mereka sehingga kami fokus pada food dan beverages program dengan menawarkan produk dan juga inisiatif bekerja sama dalam membangun pabrik makanan di Qatar," paparnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangga, Budaya Kopi...
Bangga, Budaya Kopi Indonesia Dipamerkan di Museum Nasional Qatar
Kopi Sehat Australia...
Kopi Sehat Australia Panaskan Pasar Kopi Indonesia
Hari Kopi Sedunia, Jumlah...
Hari Kopi Sedunia, Jumlah Pecinta Kopi di Indonesia Terus Menanjak
Indonesia Berpeluang...
Indonesia Berpeluang Jadi Key Leader Industri Kopi Global
Punya Cita Rasa Tinggi,...
Punya Cita Rasa Tinggi, Kopi Indonesia Layak Dijual Mahal
Strategi Mengenalkan...
Strategi Mengenalkan Kopi Asli Indonesia untuk Dunia
Berita Terkini
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
9 menit yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
34 menit yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
1 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
1 jam yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
1 jam yang lalu
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved