Pertaruhan Rupiah di Rapat Dewan Gubernur BI Pekan Depan

Rabu, 09 Mei 2018 - 19:03 WIB
Pertaruhan Rupiah di...
Pertaruhan Rupiah di Rapat Dewan Gubernur BI Pekan Depan
A A A
JAKARTA - Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengungkapkan, pertaruhan nasib nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ada di dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pekan depan. Banyak investor menanti hasil dari rapat itu untuk mengkalkulasi besaran investasi.

Edwin menjelaskan, banyak investor menunggu langkah BI menaikkan suku bunga. Apalagi sebelumnya Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution sudah angkat bicara terkait ini dengan menyerahkan keputusan ke BI.

Menurutnya, BI punya dua pilihan yakni menaikkan suku bunga atau melakukan intervensi menggunakan cadangan devisa (cadev) untuk menstabilkan rupiah. Jika pilihan pertama yang diambil, maka diyakini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia karena menurunkan daya beli masyarakat.

"Pemerintah bisa hitung mana lebih murah, naikkan suku bunga, tapi rusak GDP atau intervensi, tapi enggak rusak GDP?" ujarnya usai ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Sementara, jika BI memilih untuk terus melakukan intervensi akan membuat cadev makin tergerus. Sehingga, bisa menjadi sentimen negatif buat pelaku pasar yang tidak lagi percaya terhadap rupiah.

Dalam memilih keputusan ini juga, kata Edwin, pemerintah juga memilih untuk memuaskan investor dengan bunga tinggi atau meningkatkan konsumsi masyarakat dengan bunga rendah. "Konsumsi masyarakat tertahan hanya untuk memuaskan segelintir investor. Kita harus itung benar-benar karena kalau rupiah hancur akan pengaruh banyak ke importir, biaya jadi mahal," katanya.

Namun, ketika BI tidak jadi memilih menaikkan suku bunga pekan depan akan berdampak ke pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa bergerak ke level 5.485. "Pekan depan pertaruhan, tunggu RDG BI. Kalau enggak jadi naik bisa di 5.485, sentimen masih di rupiah," pungkas Edwin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah...
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah usai Terkapar di Rp17.425, Pembelian Dolar Diperketat
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved