Dow Jones Menang 7 Hari, Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 12 Mei 2018 - 06:27 WIB
Dow Jones Menang 7 Hari,...
Dow Jones Menang 7 Hari, Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak Maret
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup naik pada Jumat waktu setempat. Reli Wall Street berkat kenaikan saham energi. Melansir dari CNBC, Sabtu (12/5), indeks Dow Jones membukukan kemenangan tujuh hari beruntun.

Dow Jones Industrial Average ditutup lebih tinggi 91,64 poin menjadi 24.831,17, dengan saham Verizon dan Merck berkinerja terbaik. Sementara itu, S&P 500 naik 0,2% menjadi 2.727,72 karena keunggulan saham telekomunikasi dan kesehatan. Hanya Nasdaq yang ditutup di bawah garis menjadi 7.402,88.

Selama pekan ini, Dow Jones telah naik 2,3%, kenaikan mingguan terbesar sejak Maret 2018. Sedangkan S&P 500 telah mengambil untung 2,4% dan Nasdaq menguat 2,7%.

Sektor saham energi menjadi bahan bakar bagi reli Wall Street pada pekan ini. Saham energi telah naik 3,8%. Hal ini berkat lonjakan harga minyak, setelah Presiden Donald Trump menarik Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir Iran. "Saham energi telah mendorong pasar pada pekan ini," kata CEO Chaikin Analytics Mark Chaikin.

Saham teknologi juga berkontribusi terhadap kenaikan Wall Street sepekan ini, dengan naik 3,5%. Indeks S&P 500 didorong oleh kapitalisasi Facebook, Alphabet--induk perusahaan Google--yang naik lebih dari 5%. Raksasa teknologi Apple juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada pekan ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
6 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
6 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
7 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
7 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
7 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
Autralia Ingin Bangun...
Autralia Ingin Bangun Angkatan Laut Terbesar Sejak Perang Dunia II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved