Suku Bunga Naik Diyakini Mampu Dongkrak Investasi ke Indonesia

Kamis, 17 Mei 2018 - 10:52 WIB
Suku Bunga Naik Diyakini...
Suku Bunga Naik Diyakini Mampu Dongkrak Investasi ke Indonesia
A A A
JAKARTA - Peluang kenaikan suku bunga acuan atau BI-7 days Reverse Repo Rate oleh Bank Indonesia (BI) diyakini cukup besar. Pasalnya Gubernur BI Agus Martowardojo sempat menerangkan, bakal membuka ruang untuk menaikkan suku bunga dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG).

(Baca Juga: Rupiah Jatuh, BI Didesak Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 4,75% )

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai bahwa kenaikan suku bunga akan berdampak positif bagi kinerja perbankan. Sehingga tidak membebani perbankan terhadap pelemahan rupiah.

"Toh bunga acuan yang naik prediksinya tidak langsung ditransmisikan ke kenaikan bunga kredit. Bank akan sangat hati-hati menaikkan bunga kredit karena kondisinya saat ini likuiditas bank masih cukup gemuk dengan CAR 22% dan LDR di 89,6%. Jadi tidak langsung memberatkan dunia usaha dan perbankan juga," ujar Bhima saat dihubungi oleh SINDOnews di Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Dia menambahkan, kenaikan suku bunga bisa meningkatkan investasi asing dan mendapatkan sentimen postif yang mana Indonesia masih dilirik untuk bisa berinvestasi. Seperti diketahui belakangan sentimen negatif dari dalam negeri seperti pelemahan rupiah, pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun 2018 yang hanya 5,06% ditambah defisit perdagangan bulan April USD1,63 miliar dan maraknya aksi teror telah memaksa dana asing keluar dari Tanah Air.

"Justru dengan bunga acuan yang dinaikan, investasi asing masih tertarik masuk ke Indonesia. Ada supply modal asing yang akan kembali ke Indonesia terutama di pasar sekunder. Perusahaan bisa lebih banyak terbitkan obligasi dan saham untuk cari modal alternatif," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
BI Rate Dipangkas Jadi...
BI Rate Dipangkas Jadi 6%, Ekonom: Jamu Manis Jelang Transisi Pemerintahan
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
2 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
2 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
3 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
4 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved