Mentan Amran Siap Dipenjara Asal Petani Sejahtera

Senin, 21 Mei 2018 - 12:35 WIB
Mentan Amran Siap Dipenjara...
Mentan Amran Siap Dipenjara Asal Petani Sejahtera
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku siap untuk masuk penjara asalkan petani tetap sejahtera. Hal tersebut disampaikannya menyusul kebijakan yang diambil Kementerian Pertanian (Kementan) terkait penghapusan proses tender program-program pertanian, dan diubah menjadi penunjukan langsung.

Dia mengatakan, sejatinya dia hanya menghapus regulasi yang menghambat swasembada pangan. Setidaknya ada 241 regulasi yang dihapus, termasuk peraturan presiden (perpres) terkait proses tender di Kementan.

"Dari segi regulasi, kami cabut yang tidak menguntungkan petani. Dulu semua tender, pestisida tender, anggaran turun padahal sudah pertengahan musim hujan. Kami menghadap Presiden ada regulasi yang harus dicabut. Karena tender tiga bulan setelah musim hujan baru tiba. Kami sampaikan, tikus tidak pernah mengatakan tunggu dulu pemerintah lagi tender," katanya dalam sebuah seminar di Gedung BPK, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Atas kebijakannya tersebut, Amran mengaku sempat diprotes karena dinilai berbahaya dan proses penunjukan langsung berpotensi mengarah kepada Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Namun, dia tak menggubris protes tersebut dan tetap menjalankan kebijakan yang diambilnya itu.

"Kami sampai di telepon, pak menteri ini berbahaya bapak melakukan penunjukan langsung. Ini bisa KKN. Kami sampaikan, kalau takdirku harus dipenjara demi petani, aku rela," imbuh dia.

Akhirnya, dia pun berinisiatif untuk menempatkan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kementan untuk mengontrol seluruh anggaran Kementan terkait proses penunjukkan langsung tersebut. Ini dilakukan agar program-program di Kementan tidak dicurigai.

"Suatu hari ada yang datang minta tender, minta tender benih. Saya bilang boleh, tapi ada syaratnya aku panggil temanku, ID card-nya KPK. Pelototi yang datang, ketakutan mereka. Kalau ada Rp1.000 yang hilang, kami siap mundur hari ini. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada lagi yang minta proyek," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Omzet Petani Milenial...
Omzet Petani Milenial Rp5 Miliar per Tahun, Mentan Amran Janji Permudah Perizinan
Mentan Ingin Petani...
Mentan Ingin Petani Tebus Pupuk Subsidi Cukup Pakai KTP
Riwayat Pendidikan Mentan...
Riwayat Pendidikan Mentan Amran Sulaiman Pencetus Program Petani Milenial 2024
Petani Milenial Kaltim...
Petani Milenial Kaltim Raup Cuan Rp24 Juta per Bulan, Mentan Amran Terharu
Mentan Siapkan 1 Juta...
Mentan Siapkan 1 Juta Ha Lahan Tebu untuk Investor yang Ingin Produksi Gula di Papua
Harga Gabah Naik Jadi...
Harga Gabah Naik Jadi Rp6.500 per Kg, Mentan Amran Optimistis Petani Sejahtera
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved