Pupuk Ada 1 Juta Ton, Tapi Petani Berteriak! Mentan Amran Permudah Syarat Cukup KTP

Selasa, 07 November 2023 - 17:11 WIB
loading...
Pupuk Ada 1 Juta Ton,...
Petani berteriak sulit dapatkan pupuk subsidi, Mentan Amran mengaku bakal mempermudah syarat yakni cukup hanya dengan KTP. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian atau Mentan Andi Amran Sulaiman mengaku banyak petani di daerah yang mengeluh karena tidak mendapatkan pupuk bersubsidi . Padahal pasokan bahan kimia dengan kandungan unsur hara itu sudah didistribusikan PT Pupuk Indonesia (Persero).

Usut punya usut, lanjut Amran, permasalahannya tidak semua petani di daerah memperoleh kartu tani. Tercatat, ada 16% dari total petani di daerah tidak memiliki akses kartu tani.

Baca Juga: Mentan Amran Akui 16% Petani Tak Bisa Akses Pupuk Subsidi, Apa Biang Keroknya?

Data Kementerian Pertanian (Kementan) ini diperoleh setelah Amran dan tim melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Selatan (Sulsel), sentral pangan di kawasan Timur Indonesia.

Dia mencatat, pupuk bersubsidi yang tersedia di Sulsel mencapai 1 juta ton. Kendati begitu, tidak semua petani di kawasan itu bisa memperolehnya. Amran menyebut ada kesalahan atau ketidakcocokan data petani.

"Di sini persoalannya, kemarin kami dari lapangan, pupuk ada 1 juta, tapi di sisi lain petani berteriak. Artinya, ada yang miss, ada yang tidak sinkron," ujar Mentan Amran saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2023).

Baca Juga: Pengawasan Harga Jual Pupuk Subsidi Terus Dilakukan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Operasikan Command Center,...
Operasikan Command Center, Pupuk Indonesia Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Richard Lee Ditahan...
Richard Lee Ditahan Kejati, Dokter Detektif: Bukti Sudah Lengkap dan Siap Diuji di Pengadilan
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Infografis
Tak Ada Pemain Lokal,...
Tak Ada Pemain Lokal, Berikut Top Skor Liga 1 2023/2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved