Rio Tinto Buka Harga USD3,5 M untuk 40% PI di Freeport

Rabu, 23 Mei 2018 - 09:35 WIB
Rio Tinto Buka Harga...
Rio Tinto Buka Harga USD3,5 M untuk 40% PI di Freeport
A A A
JAKARTA - Rio Tinto akhirnya mengumumkan penawaran harga atas 40% hak partisipasi (participating interest/PI) yang dimilikinya di PT Freeport Indonesia. Dalam laman resminya, riotinto.com, Rio Tinto mengumumkan bahwa harga yang ditawarkan untuk pembelian 40% hak partisipasi tersebut adalah sebesar USD3,5 miliar (sekitar Rp49 triliun, pada kurs Rp14.000/dolar AS).

Rencananya, pemerintah Indonesia melalui holding BUMN tambang yaitu PT Inalum (Persero) akan membeli hak partisipasi tersebut, sebagai jalan menguasai 51% saham yang harus didivestasikan Freeport.

"Rio Tinto mencatat laporan tentang potensi pembelian oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) atas hak partisipasi Rio Tinto di tambang Grasberg Indonesia adalah sebesar USD3,5 miliar," ungkap perusahaan seperti dikutip SINDOnews di Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Rio Tinto juga mengonfitmasi bahwa diskusi antara pihaknya, Inalum dan Freeport masih terus berlangsung. Diskusi ini juga termasuk mengenai harga yang ditawarkan. "Belum ada kesepakatan yang tercapai dan belum ada kepastian bahwa perjanjian yang mengikat akan ditandatangani," demikian disebutkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan membeli hak partisipasi milik Rio Tinto di PT Freeport Indonesia, guna mendapatkan 51% saham yang harus didivestasikan PT Freeport Indonesia (PT FI).

Cara ini ditempuh karena hingga saat ini pemerintah masih belum mencapai kesepakatan dengan Freeport terkait kewajiban divestasi yang harus dilakukan raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Perusahaan Raksasa Tambang...
Perusahaan Raksasa Tambang Rio Tinto Diusir dari Serbia
Makin Genting, Giliran...
Makin Genting, Giliran Rio Tinto Akhiri Bisnis dengan Rusia
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved