Bank Indonesia Beri Sinyal Kembali Naikkan Suku Bunga

Senin, 28 Mei 2018 - 13:12 WIB
Bank Indonesia Beri...
Bank Indonesia Beri Sinyal Kembali Naikkan Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memberi sinyal untuk kembali menaikkan tingkat suku bunga acuan (BI 7-day Reverse Repo Rate), seiring dengan rencana bank sentral menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan tambahan pada 30 Mei mendatang. Bank sentral memutuskan untuk menggelar RDG lebih awal dari jadwal sebelumnya yaitu pada 27 dan 28 Juni 2018.

Gubernur BI Perry Warjiyo memastikan bahwa kenaikan tingkat suku bunga acuan BI tidak serta merta berdampak pada terhambatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Menurutnya, dampak kenaikan tingkat suku bunga tidak langsung dirasakan saat itu juga.

"Jangan kemudian mikirnya suku bunga naik, terus pertumbuhan triwulan ini juga turun," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (28/5/2018).

Menurutnya, dampak kenaikan tingkat suku bunga BI baru akan dirasakan pada satu setengah tahun yang akan datang. Biasanya, kata dia, dampaknya baru terasa empat hingga delapan kuartal berikutnya. Jadi, dia memastikan kenaikan tingkat suku bunga BI tak lantas membuat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi tertahan.

"Dampak kenaikan suku bunga kebijakan BI itu baru berdampak ke growth 1,5 tahun akan datang. 4-8 kuartal dan tidak harus linear, tergantung kondisi dometik demandnya. Jadi suku bunga naik terus ekonominya turun bulan ini juga, tidak begitu," imbuh dia.

Senada dengan Perry, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, penurunan tingkat suku bunga acuan tidak instan dampaknya terhadap ekonomi Indonesia. Apalagi, pemerintah juga akan melakukan sejumlah kebijakan agar kenaikan tingkat suku bunga tidak berdampak terlalu dalam terhadap pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

"Masih ada OJK di mikroprudensialnya, dia bisa mendorong efisiensi perbankan sehingga kalau efisiensi membaik, itu berarti kenaikan tingkat bunga tidak seluruhnya ditransmisikan ke sektor riil. Namanya koordinasi ya harus dilihat secara keseluruhan. Semuanya berkoordinasi," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
28 menit yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
1 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
12 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
13 jam yang lalu
Infografis
Bahlil Beri Sinyal Ojek...
Bahlil Beri Sinyal Ojek Online Tak Dapat BBM Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved