THR Bakal Dorong Daya Beli 20% Menjelang Lebaran

Senin, 04 Juni 2018 - 14:36 WIB
THR Bakal Dorong Daya...
THR Bakal Dorong Daya Beli 20% Menjelang Lebaran
A A A
JAKARTA - Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 pada tahun ini diyakini mendorong daya beli masyarakat. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memprediksi konsumsi menjelang Lebaran bakal meningkat sebesar 15%-20% dibanding tahun sebelumnya.

Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengatakan, Lebaran tahun ini dari sisi ritel mestinya lebih baik dari dibandingkan hari raya tahun lalu. Pasalnya, THR tahun ini diberikan sekira Rp35 triliun untuk para pensiunan kemudian PNS dan sebagainya, dimana angka tersebut cukup signifikan.

"Jadi diharapkan konsumsi akan lebih baik. Kita harapkan 15%-20% dari tahun lalu karena ada THR dan gaji ke-13," ujar Roy Mandey, di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Dia mengatakan, konsumsi ritel diprediksi meningkat karena adanya pembedaan pembagian antara THR dan gaji ke-13. THR untuk konsumsi, gaji ke-13 diprediksi untuk kebutuhan pendidikan. "Karena itu diberikan pada 1 juli, itu sangat bantu masyarkat karena tidak memikrikan pengeluaran rutin sekolah dan sebagainya," tuturnya.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menegaskan pekerja kontrak, pekerja tetap hingga pekerja harian lepas (freelance) harus mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). Hanya saja, kata Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, jumlah THR yang diterima berbeda-beda. Sebab mekanisme penghitungannya disesuaikan dengan jenis dan lamanya bekerja.

Hanif menjelaskan, untuk pekerja yang sudah bekerja minimal 12 bulan secara terus menerus, THR yang diberikan adalah setara dengan 1 bulan upah. Sedangkan bagi pekerja yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan secara terus menerus, THR-nya akan diberikan secara proposional sesuai dengan perhitungan yang sudah ditetapkan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mampukah Libur Panjang...
Mampukah Libur Panjang Akhir Oktober 2020 Dongkrak Konsumsi Rumah Tangga?
Konsumsi Masyarakat...
Konsumsi Masyarakat Bakal Ngebut di Peak Season Nataru Bikin Sektor Ritel Pede Menatap 2026
Apindo: Bukan Tugas...
Apindo: Bukan Tugas Pengusaha Jaga Daya Beli Masyarakat
Daya Beli Masyarakat...
Daya Beli Masyarakat Tetap Kuat, BI: Tidak Turun-turun Amat
Punya Duit Pas-pasan,...
Punya Duit Pas-pasan, Masyarakat Ini Lebih Banyak Belanja Selama Pandemi
Ekonomi Kuartal IV Diproyeksi...
Ekonomi Kuartal IV Diproyeksi Minus 2,5 Persen
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
1 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
1 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
2 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved