Resmikan Program Digitalisasi Pertanian, Jokowi Ingin Petani Sejahtera

Kamis, 07 Juni 2018 - 09:56 WIB
Resmikan Program Digitalisasi...
Resmikan Program Digitalisasi Pertanian, Jokowi Ingin Petani Sejahtera
A A A
INDRAMAYU - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, meresmikan program kewirausahaan pertanian digitalisasi sistem pertanian.

Peresmian ini berlangsung di Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPTB) Silueg, Desa Majasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Presiden pun mengatakan bahwa seluruh petani harus sejahteran dengan program digitalisasi ini.

"Seluruh petani khususnya petani Indramayu yang bersama kita disini. Berkali-kali saya sampaikan, bahwa tidak bisa lagi petani berjalan sendiri-sendiri, tidak bisa rakyat berjalan sendiri. Rakyat harus di organisir dan petani juga harus terorganisir. Memang ada pokan. Ini memang penting. organisasi ini untuk bisa bersaing dan kompetisi dimana kelompok gak bisa kecil. Harus kelompok besar gimana catatan kerja perusahaan besar seperti corporate bisa, kenapa petani enggak bisa," ujar Jokowi di Indramayu, Jawa Barat, Kamis (7/6/2018).

Lanjutnya Dia mengatakan bahwa bahwa program ini harus dilanjutkan jika menguntungkan petani. Apalagi, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini ingin program Digitalisasi pertanian bisa dilakukan di seluruh Indonesia

"Tapi ada syaratnya harus mau berkumpul dengan organisasi besar. Kita lihat PT Mitra BUMDEs bersama di Silueg Indramayu dimana ini contoh pertama yang saya lihat enam bulan kedepan. Kalau berjalan baik kita lakukan di seluruh tanah air dalam mengorganisasi petani," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Rini Soemarno menyambut positif dengan program ini yang terlaksana. Sebab, sesuai arahan dari Presiden Jokwi dalam mensejahterakan petani.

"Program wirausaha pertanian digitalisasi ini merupakan tindak lanjut dari Bapak Presiden. Program ini diharapkan petani dapat lebih mandiri dan daya lebih jadi bisa mensejahterakan petani," tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
Jokowi Berupaya Bikin...
Jokowi Berupaya Bikin Pertanian Jadi Sektor yang Menguntungkan
Sikapi BUMN Sakit, Jokowi:...
Sikapi BUMN Sakit, Jokowi: Tidak Ada Lagi yang Namanya Proteksi
Dicopot dari Jabatan...
Dicopot dari Jabatan Komisaris, Immanuel Ebenezer Akan Tetap Bela Jokowi
Ekspor Pertanian Naik...
Ekspor Pertanian Naik 14,05%, Jokowi Ingatkan: Utamakan Kebutuhan Dalam Negeri
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
41 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved