Rupiah Siang Lesu Saat IHSG Terdongkrak 23,06 Poin
Kamis, 07 Juni 2018 - 12:56 WIB
Rupiah Siang Lesu Saat IHSG Terdongkrak 23,06 Poin
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi perdagangan siang, Kamis (7/6/2018) masih terlihat lesu sejak sesi pagi tadi. Saat mata uang Garuda tergelincir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menjaga tren positif.
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.865/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.852/USD. Rupiah lebih rendah dengan pergerakan pada kisaran level Rp13.843-Rp13.876/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.873/USD untuk menjadi sinyal pelemahan dari penutupan tengah pekan kemarin di posisi Rp13.854/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.860-Rp13.879/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih lesu di level Rp13.865/USD dimana terus terjatuh dari sesi pagi. Sedangkan dibanding penutupan kemarin, tidak membaik di level Rp13.851/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada tren perbaikan menjadi Rp13.868/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya Rp13.875/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini kokoh di zona hijau dengan tambahan 23,06 poin atau 0,38% ke level 6,092.77 ketika sesi pagi dibuka menguat ke posisi 6.113,94 poin dengan lonjakan 44,230 poin yang setara 0,729%. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup turun 19,08 poin atau 0,31% ke level 6.069,71.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, mayoritas berada di jalur positif dengan sektor perdagangan menguat tertinggi sebesar 0,91% diikuti lompatan sektor perkebunan mencapai 0,90%. Sedangkan sektor dengan pelemahan terdalam yakni pertambangan usai kehilangan 0,41%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,93 triliun dengan 4,88 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp194,08 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,47 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,28 triliun. Tercatat 210 saham naik, 144 turun dan 123 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk (BJBR) dan PT Panca Budi Idaman Tbk. (PBID). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT BISI International Tbk. (BISI), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) serta PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.865/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.852/USD. Rupiah lebih rendah dengan pergerakan pada kisaran level Rp13.843-Rp13.876/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.873/USD untuk menjadi sinyal pelemahan dari penutupan tengah pekan kemarin di posisi Rp13.854/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.860-Rp13.879/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih lesu di level Rp13.865/USD dimana terus terjatuh dari sesi pagi. Sedangkan dibanding penutupan kemarin, tidak membaik di level Rp13.851/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada tren perbaikan menjadi Rp13.868/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya Rp13.875/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini kokoh di zona hijau dengan tambahan 23,06 poin atau 0,38% ke level 6,092.77 ketika sesi pagi dibuka menguat ke posisi 6.113,94 poin dengan lonjakan 44,230 poin yang setara 0,729%. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup turun 19,08 poin atau 0,31% ke level 6.069,71.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, mayoritas berada di jalur positif dengan sektor perdagangan menguat tertinggi sebesar 0,91% diikuti lompatan sektor perkebunan mencapai 0,90%. Sedangkan sektor dengan pelemahan terdalam yakni pertambangan usai kehilangan 0,41%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,93 triliun dengan 4,88 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp194,08 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,47 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,28 triliun. Tercatat 210 saham naik, 144 turun dan 123 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk (BJBR) dan PT Panca Budi Idaman Tbk. (PBID). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT BISI International Tbk. (BISI), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) serta PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC).
(akr)
Lihat Juga :