Digitalisasi Pertanian Bakal Tingkatkan 10% Pendapatan Petani

Kamis, 07 Juni 2018 - 13:59 WIB
Digitalisasi Pertanian...
Digitalisasi Pertanian Bakal Tingkatkan 10% Pendapatan Petani
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, digitalisasi sistem pertanian akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Melalui empat siklus tanam, diyakini pendapatan para petani bisa bertambah mencapai 10%.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bakal terus memberikan dukungan kepada para petani lewat beberapa peralatan yang memudahkan petani dalam memproduksi beras. "Ini sangat bagus karena pendapatan petani meningkat karena menjual berasnya premium. Jadi bisa capai 10%," ujar Mentan Amran di Indramayu, Jawa Barat, Kamis (7/6/2018).

Empat siklus tanam, yaitu pra-tanam dengan penerapan asuransi usaha tani dan KUR yang merupakan wujud sinergi PT Jasindo, PT Askrindo dan Himpunan Bank Negara (Himbara). Sementara itu, tahap tanam dengan penyediaan benih, distribusi pupuk dan pendampingan merupakan wujud sinergi PT Pupuk Indonesia, PT Syang Hiang Seri/SHS, PT Pertani (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero.

Untuk tahap panen dengan penyimpanan hasil panen dan resi gudang dijalankan oleh PT Pegadaian dan tahap pasca panen berupa penjualan dan distribusi hasil tani, merupakan wujud sinergi Perum Bulog dan PT Pupuk Indonesia Pangan. "Ini kan sudah ada alat mesin pertanian jadi bisa lebih cepat menjual berasnya ataupun pupuk, jadi lebih baik dan kualitasnya juga oke," paparnya.

Mitra Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes) Bersama atau disebut juga MBB di Sliyeg, Indramayu merupakan salah satu pilot project kewirausahaan petani yang menerapkan sistem digitalisasi pertanian. Digitalisasi dilakukan dengan sebuah aplikasi “Logistik Tani’/LOGTAN sebagai platform digital yang mengintegrasikan empat siklus pertanian (pratanam, tanam, panen, pasca panen) sehingga akan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Jenis layanan MBB antara lain pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR/Non-KUR), penyaluran pupuk dan marketplace holtikultura dengan pelanggan utama petani dan BUMDes.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS: Data Tunggal Produksi...
BPS: Data Tunggal Produksi Pangan Nasional Telah Digunakan
Jaga Ketersediaan Pangan,...
Jaga Ketersediaan Pangan, Penyuluh dan Petani Bantaeng Lakukan Percepatan Tanam
Kepala BPPSDM Kementan...
Kepala BPPSDM Kementan Ajak Jaga Ketahanan Pangan dengan Percepatan Tanam
Pastikan Pangan Tetap...
Pastikan Pangan Tetap Tersedia, Petani di Bima Percepat Tanam
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Halal Bi Halal, Kementan...
Halal Bi Halal, Kementan Minta Maksimalkan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
8 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
21 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved