Arus Mudik Balik Lebaran, Penumpang Angkutan Udara Naik 6,35%

Rabu, 20 Juni 2018 - 12:12 WIB
Arus Mudik Balik Lebaran,...
Arus Mudik Balik Lebaran, Penumpang Angkutan Udara Naik 6,35%
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan pertumbuhan penumpang angkutan udara pada musim libur Lebaran 2018 mengalami kenaikan sebesar 6,35%.

Sampai dengan H+2 Lebaran alias Senin (18/6), total penumpang mencapai 2.390.501 orang, lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 2.247.687 penumpang.

"Dari yang dilaporkan, pertumbuhan penumpang angkutan udara naik lebih 6% dari yang direncanakan sebesar 4%. Artinya apa yang kita rencanakan berjalan dengan baik, dimana okupansi naik dan para maskapai menggunakan pesawat yang lebih besar," ujar Budi Karya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (20/6/2018).

Sedangkan total pesawat udara sampai dengan H+2 Lebaran sebanyak 1.329. Jumlah ini naik sebesar 0,43% dari tahun 2017 sebanyak 1.290 pesawat. Terkait On Time Performance (OTP), Menhub Budi Karya mengatakan OTP maskapai penerbangan mencapai 77% sehingga tidak ada keluhan adanya keterlambatan.

"Hasil koordinasi antara AirNav, PT Angkasa Pura II, hasil OTP maskapai penerbangan mencapai 77%. Ini merupakan suatu prestasi yang baik. Dari hasil yang paling baik adalah tidak ada keluhan-keluhan berkaitan dengan keterlambatan atau delay pesawat," ujarnya.

Dalam hal keamanan bandara, menurut laporan tidak ada kejadian yang menonjol yang berhubungan langsung dengan penerbangan. Karena itu, Menhub mengapresiasi kinerja AirNav yang tetap bekerja pada saat libur Lebaran.

"Saya tahu teman-teman di AirNav sangat sibuk dan bekerja detail, bisa dibayangkan saat orang berhari raya Lebaran, mereka bekerja dengan angka-angka yang sangat detail. Saya sangat mengapresiasi kinerja AirNav. Saya ke sini juga memberikan semangat bagi teman-teman di sini," jelasnya.

Dalam setiap 1 jam terdapat 83 pergerakan pesawat udara yang take off maupun landing dan petugas AirNav hanya diberi waktu 1,5 menit untuk pergerakan pesawat tersebut.

"Di bandara Soekarno-Hatta itu 1 jam ada 83 movement take off dan landing dan tadi kita lihat setiap 1,5 menit di setiap tempat itu take off dan landing. Mereka hanya diberikan waktu 90 detik untuk take off setelah pesawat yang satunya landing atau sebaliknya. Ini membutuhkan ketelitian yang luar biasa," jelas Budi Karya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
H-3 Lebaran, Angkutan...
H-3 Lebaran, Angkutan Udara Membeludak Lebih dari 35 Persen
Larangan Mudik, Kemenhub...
Larangan Mudik, Kemenhub Terbitkan Peraturan Pengendalian Transportasi Mudik Lebaran
Mudik Tetap Dilarang,...
Mudik Tetap Dilarang, Kemenhub Perjelas Aturan Transportasi Darat
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Larangan Mudik Berlaku...
Larangan Mudik Berlaku Menyeluruh, Transportasi di Wilayah Aglomerasi Tetap Beroperasi
Arti Transportasi Udara...
Arti Transportasi Udara Bagi Menhub Budi Karya Sumadi
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
30 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
44 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
44 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
58 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
1 jam yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Waspadai Penyakit yang...
Waspadai Penyakit yang Rentan Menyerang saat Mudik Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved