Setelah Libur Lebaran, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp14.090/USD

Kamis, 21 Juni 2018 - 10:43 WIB
Setelah Libur Lebaran,...
Setelah Libur Lebaran, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp14.090/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), pasca libur Lebaran, Kamis (21/6/2018) dibuka melemah 158 poin atau 1,13% ke level Rp14.090 per USD. Laju rupiah semakin tertekan pada pukul 10.15 WIB di indeks Bloomberg, dengan melemah 161 poin alias 1,16% ke level Rp14.093 per USD.

Pada pentupan perdagangan sebelum libur Lebaran, Jumat (8/6), kurs rupiah di pasar spot ditutup melemah 57 poin atau 0,41% di Rp13.932 per USD.

Adapun kurs rupiah di data Yahoo Finance terpantau jatuh 175 poin alias 1,26% ke level Rp14.098 per USD pada hari ini. Sebelum libur, rupiah ditutup di posisi Rp13.923 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok nilai tukar rupiah pada Kamis ini sebesar Rp14.090 per USD, atau terdepresiasi 188 poin dari posisi sebelum libur Lebaran di level Rp13.902 per USD.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, melemahnya rupiah karena belum adanya sentimen baru yang dapat membuat pergerakan rupiah secara signifikan.

Sementara itu, nilai dolar Amerika Serikat merayap naik mendekati level tertinggi 11 bulan terhadap sekeranjang mata uang pada Kamis ini. Hal ini berkat kenaikan imbal hasil Treasury AS, sehingga kekhawatiran perang dagang Amerika dengan China tidak memengaruhi laju USD.

Melansir Reuters, indeks USD terhadap enam mata uang utama menguat ke posisi 95,11 setelah naik ke 95.299 semalam, tertinggi sejak pertengahan Juli 2017. Dolar AS naik 0,3% terhadap yen Jepang menjadi 110,38 yen. Dan menguat 0,15% terhadap euro pada pembukaan.

Hasil Treasury juga didukung oleh pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang mengatakan pada hari Rabu bahwa bank sentral AS harus melanjutkan kenaikan suku bunga secara bertahap.

"Pernyataan Powell tampaknya telah membantu dolar AS seiring pasar saham yang pulih setelah oversold," kata Shusuke Yamada, ahli strategi mata uang dan ekuitas di Bank of America Merrill Lynch di Tokyo.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved