OCBC Nisp Salurkan Pembiayaan Rp100 Miliar ke PT KPBN

Senin, 25 Juni 2018 - 22:04 WIB
OCBC Nisp Salurkan Pembiayaan...
OCBC Nisp Salurkan Pembiayaan Rp100 Miliar ke PT KPBN
A A A
JAKARTA - PT Bank OCBC Nisp Tbk (OCBC NISP) melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN). Melalui kerja sama ini, Bank OCBC NISP memberikan fasilitas pembiayaan bagi pembeli komoditas teh senilai Rp100 Miliar.

"Sebagai bank yang memiliki fasilitas Trade Financeterlengkap meliputi ekspor, impor, garansi, dan supply chain, Bank OCBC NISP membuktikan komitmennya untuk senantiasa memberikan solusi perdagangan nasabah dalam mengembangkan bisnisnya," ujar Direktur Bank OCBC NISP Martin Widjaja dalam keterangan tertulis, Senin (25/6/2018).

Dia melanjutkan, Bank OCBC NISP mendukung pengembangan usaha KPBNdengan memberikan direct loan dengan limit pembiayaan buyer financing sebesar Rp100 Miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu pembeli teh mendapatkan fasilitas pembiyaan dengan jangka waktu yang lebih panjang sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan volume penjualan komoditas teh.

"Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal relasi bisnis antarkedua perusahaan," papar dia.

Ke depannya, kerja sama diharapkan tidak hanya terbatas pada skema buyer financing untuk komoditi teh saja, tapi juga untuk komoditas lain berorientasi ekspor seperti minyak sawit (crude palm oil/CPO), karet, dan kopi.

OCBC NISP menargetkan pertumbuhan kredit sampai akhir tahun dapat di kisaran 10% sampai 15%. Hingga kuartal I/2018, pertumbuhan kredit (gross) sebesar 17% (YoY) mencapai Rp110,7 triliun dari Rp94,5 triliun pada periode yang sama tahun 2017.

Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja menuturkan, perseroan tidak melakukan revisi target pertumbuhan kredit di tahun ini meski melihat kondisi saat ini pertumbuhan kredit cenderung belum terlalu tinggi.

"Kami lebih ke mid point ya, target 10-15% tetapi harapannya mendekati 15%. Kalau pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia lebih tinggi dari 5,1% harapannya kredit bisa naik juga," kata Parwati.

Pertumbuhan kredit perseroan diikuti dengan kemampuan menjaga kualitas kredit dengan mencatatkan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) gross sebesar 1,7% dan nett sebesar 0,7%. Berdasarkan jenis penggunaannya, porsi kontribusi kredit modal kerja 45%, kredit investasi 42% dan kredit konsumsi 13%.

Parwati menuturkan, pertumbuhan kredit diperkirakan akan meningkat di kuartal II ini. Oleh karena itu, Bank OCBC NISP optimistis dapat membukukan pertumbuhan kredit sesuai rencana.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hei Milenial, Nabung...
Hei Milenial, Nabung Mulai Rp20.000 Bisa Jadi Miliarder Saat Pensiun
Bank OCBC NISP Gelar...
Bank OCBC NISP Gelar RUPST
Bank OCBC NISP Bagi...
Bank OCBC NISP Bagi Dividen Tunai Rp72 per Saham
OCBC Luncurkan Hasil...
OCBC Luncurkan Hasil Riset Financial Fitness Index 2025
Bank OCBC NISP Catat...
Bank OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp791 Miliar di Kuartal I
Mau Kredit Rumah? Berikut...
Mau Kredit Rumah? Berikut Beberapa Jenis KPR Bersubsidi
Berita Terkini
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
3 menit yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
16 menit yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
22 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
34 menit yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
40 menit yang lalu
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
54 menit yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved