Bea Cukai RI Hadiri Pertemuan Administrasi Kepabeanan di Belgia

Selasa, 03 Juli 2018 - 16:05 WIB
Bea Cukai RI Hadiri...
Bea Cukai RI Hadiri Pertemuan Administrasi Kepabeanan di Belgia
A A A
JAKARTA - Bea Cukai bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hadir dalam pertemuan 132nd Session of the Customs Co-Operation Council yang diadakan pada 28-30 Juni 2018 di Brussel, Belgia.

Pertemuan tertinggi para pemimpin administrasi kepabeanan ini membahas dan memutuskan arah kebijakan, program dan kegiatan, frame of standards dan guidelines, serta arahan terkait isu dan permasalahan kepabeanan.

Dalam pertemuan, Indonesia telah menyampaikan intervensi di berbagai bidang prioritas antara lain terkait e-commerce, enforcement, trade of facilitation, capacity building dan isu Kosovo. Kunio Mikuriya kembali terpilih sebagai WCO Secretary General, dan Indonesia juga terpilih menjadi di anggota Audit Committee di WCO Policy Commision.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga, Robert Leonard Marbun menyatakan, terkait e-commerce, Indonesia kembali menyampaikan digital goods agar dimasukkan dalam pembahasan e-commerce, sebagaimana juga Indonesia telah menyampaikannya di forum World Trade Organization (WTO).

"Di bidang penindakan, kami juga meminta WCO untuk mejembatani Pertukaran data on PNRGov dengan Uni Eropa dalam rangka international commitment on security initiative, yang sampai saat ini belum dapat dipertukarkan karena adanya Regulation EU Directive 2016/679 tentang jaminan perlindungan data pribadi warga EU. Intervensi ini mendapat dukungan anggota lainnya seperti Jepang, India, Maldives dan New Zealand," ujar Robert dalam keterangan tertulisnya.

Di bidang fasilitasi perdagangan, Indonesia juga menyampaikan dukungan kepada WCO untuk pembentukan Working Group on Performance Measurement dan siap bekerja sama dalam bentuk pembuatan rumusan metode alternatif yang menjawab kekurangan metodologi customs performance measurement dari World Bank dalam EODB.

Sementara itu di bidang Capacity Building, Indonesia menyampaikan usulan agar Pusdiklat Bea Cukai dan Laboratorium Bea Cukai dapat menjadi salah satu Regional Training Centre and Regional Customs Lab di kawasan Asia Pasifik.

Selain pertemuan tersebut, diadakan juga pertemuan dengan administrasi Kepabeanan Belanda dan Kepabeanan Belgia. Bea Cukai Indonesia menjalin kesepakatan dengan Bea Cukai Belanda mengenai percepatan implementasi letter of intent (LoI) terkait Reputable Traders, sebagai upaya meningkatkan ekspor Indonesia ke Belanda, karena berbagai kemudahan customs clerance di Port of Rotterdam dan Airport of Schiphol.

Sementara dengan Bea Cukai Belgia, telah disepakati penguatan kerja sama pemberantasan illicit trade, TOC dan terorisme. Untuk mendukung efektivitas kerja sama, akan ditempatkan Customs Attache Belgia di Jakarta. Tidak ketinggalan, Bea Cukai Indonesia juga meminta dukungan Belanda dan Belgia untuk membantu Indonesia dalam pertukaran data PNRGov dengan Uni Eropa.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
32 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
50 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved