PGN Siapkan Dana Rp16,6 Triliun Akuisisi Pertagas

Selasa, 03 Juli 2018 - 16:22 WIB
PGN Siapkan Dana Rp16,6...
PGN Siapkan Dana Rp16,6 Triliun Akuisisi Pertagas
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menindaklanjuti proses pengambilalihan saham Pertagas yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero). Nilai total saham yang di akuisisi oleh PGN sebesar Rp16,6 triliun atau setara dengan 51% saham.

“Ini merupakan tindak lanjut dari proses holding migas. Akuisisi sebesar 51% ini merupakan tujuan dari holding migas yaitu supaya distribusi dan transmisi dapat terintegrasi,” ujar Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim saat konferensi pers menindaklanjuti hasil penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham (Conditional Sales Purchase Agreement/CSPA) PGN dan Pertamina, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Menurut dia, nilai transaksi tersebut untuk pembelian 2.591.099 lembar saham yang dimiliki Pertamina sebagai induk usaha di dalam Pertagas. Adapun di dalam akuisisi ini hanya dilakukan untuk Pertagas Niaga sedangkan PT Perta Arun Gas, PT Perta Daya Gas, PT Perta Samtan Gas, PT Perta Kalimantan Gas sudah dikeluarkan dari buku Pertagas.

Jobi berharap, dengan adanya akuisisi ini maka bisnis gas kedepan akan jauh lebih efisien dan lebih menguntungkan. Selain itu, kata Jobi, integrasi ini bertujuan untuk mengurai bisnis gas antara PGN dan Pertagas yang selama ini mengalami tumpang tindih.

Ke depan, dengan integrasi ini, masing masing perusahaan akan lebih fokus pada bidang bisnisnya masing-masing. Pertagas kedepan akan fokus pada transmisi dan PGN akan fokus pada distribusi. "Selain itu, akan ada banyak proyek baru yang akan kita jalankan kedepan. Jalur gas yang masih tumpang tindih bisa kita lebur dan kita optimalkan," kata dia.

Dia menjelaskan, salah satu proyek yang akan dikerjakan dalam waktu dekat ialah integrasi pipa gas antara PGN dengan Pertagas. Selain itu, Pertagas dan PGN juga akan membuat penyambungan pipa terintegrasi secara bersama-sama. Tak hanya itu, integrasi dua perusahaan ini dapat menambah portofolio perusahaan. Sehingga, kedepan pengerjaan proyek bisa ditopang dari investasi yang lebih besar.

"Fokus kita ditahap awal ini adalah bagaimana kita menselaraskan bisnis transmisi dan distribusi gas. Hari ini dari seluruh mata rantai yang ada yang mengurus transmisi dan distribusi hanya pertagas dan pertagas niaga. Ini yang akan kita fokuskan pada akuisisi," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Pertagas Uji Coba Alirkan...
Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Pertagas Niaga kembali...
Pertagas Niaga kembali Pasang Sambungan Jargas di Kaltim
Kinerja Terjaga, PGN...
Kinerja Terjaga, PGN Bukukan Laba Rp4,6 Triliun di Kuartal III
PGN Dukung Percepatan...
PGN Dukung Percepatan Masterplan Infrastruktur Gas Bumi Nasional 2021-2023
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
46 menit yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
1 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
2 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
4 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved