Sri Mulyani Beberkan Alasan Tidak Rombak APBN 2018

Rabu, 11 Juli 2018 - 13:41 WIB
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Alasan Tidak Rombak APBN 2018
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan postur APBN 2018 masih sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan negara sehingga tidak membutuhkan adanya perubahan.

"Postur keseluruhan APBN 2018 masih bisa dipertahankan dengan baik. Seluruh kebutuhan belanja yang sudah direncanakan di 2018 tetap berjalan. Kami bahkan juga mengakomodasi beberapa tambahan belanja, seperti untuk Asian Games dan kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya mendesak," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (11/7/2018).

Ia menjelaskan penerimaan negara saat ini masih terjaga dengan baik dengan proyeksi pada akhir tahun bisa mencapai target yang telah ditetapkan dalam APBN.

"Dari sisi penerimaan negara, seperti yang saya sampaikan tadi, outlook-nya akhir tahun mencapai sesuai dengan yang ada dalam UU APBN. Kombinasi antara pajak dan PNBP jumlahnya sesuai dengan pendapatan negara yang kami rencanakan pada tahun 2018. Dengan penerimaan dan belanja negara tetap sesuai, maka kami memutuskan ini telah mencerminkan kebutuhan penyelenggaraan perekonomian negara tahun 2018," jelasnya.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan mencatat hingga akhir Mei 2018, realisasi penerimaan pendapatan negara telah mencapai Rp685,06 triliun, pencapaian tersebut telah memenuhi 36,16% dari yang ditetapkan dalam APBN 2018.

Sementara itu, untuk realisasi belanja negara sampai dengan akhir Mei 2018 sebesar Rp779,51 triliun atau sebesar 35,10% dari alokasi APBN 2018. Jumlah itu pun meningkat 7,85% dari periode yang sama 2017.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Laporkan...
Sri Mulyani Laporkan APBN Januari 2024 Surplus
Sri Mulyani Umumkan...
Sri Mulyani Umumkan APBN Alami Defisit Rp35 Triliun
Sri Mulyani Yakin Semangat...
Sri Mulyani Yakin Semangat Gotong Royong Bisa Atasi Tantangan Global
Gara-Gara Pandemi, Penyusunan...
Gara-Gara Pandemi, Penyusunan APBN Dikebut Lebih Cepat
Sri Mulyani Ramal Defisit...
Sri Mulyani Ramal Defisit APBN Tidak Sampai Rp1.006,4 Triliun, Katanya Pertanda Bagus
Masuk Radar Kabinet...
Masuk Radar Kabinet Prabowo-Gibran, Begini Respons Sri Mulyani
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
52 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
2 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved