Harga Minyak Menguat Akibat Jatuhnya Persediaan Minyak AS

Kamis, 12 Juli 2018 - 11:13 WIB
Harga Minyak Menguat...
Harga Minyak Menguat Akibat Jatuhnya Persediaan Minyak AS
A A A
TOKYO - Harga minyak mentah menguat pada perdagangan Kamis (12/7) akibat jatuhnya persediaan minyak mentah Amerika Serikat dan berita sebelumnya, yaitu kebuntuan minyak Libya.

Persediaan minyak Negeri Paman Sam jatuh ketika kilang menyedot minyak mentah dari persediaan untuk menghasilkan lebih banyak bensin bagi konsumen domestik menjelang puncak musim panas ini.

Melansir Reuters, persediaan minyak mentah AS turun hampir 13 juta barel. Administrasi Informasi Energi AS mengatakan ini merupakan penurunan terendah sejak Februari 2015.

Alhasil, harga minyak Brent International naik 96 sen atau 1,31% menjadi USD74,36 per barel pada pukul 01:02 GMT, setelah sebelumnya naik ke USD74,46 per barel. Rabu kemarin, kontrak merosot 6,9% menjadi persentase penuruan satu hari terbesar sejak 9 Februari 2016.

Harga minyak mentah Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) naik 21 sen atau 0,3% menjadi USD70,59 per barel, setelah jatuh 5% pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, kebuntuan produksi di Libya mulai pulih. National Oil Corp Libya mengumumkan bahwa empat terminal minyak mereka sedang kembali dibuka untuk melanjutkan ekspor. Pembukaan ini kemungkinan menghasilkan 850 ribu barel per hari minyak mentah ke pasar internasional.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
1 jam yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
1 jam yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
2 jam yang lalu
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
2 jam yang lalu
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved