BI: Pelemahan Rupiah Belum Berdampak Pada Pelaku Usaha

Kamis, 12 Juli 2018 - 04:11 WIB
BI: Pelemahan Rupiah...
BI: Pelemahan Rupiah Belum Berdampak Pada Pelaku Usaha
A A A
JAKARTA - Pelemahan rupiah menurut Bank Indonesia (BI) belum berdampak kepada pelaku usaha, khususnya terhadap kenaikan biaya produksi. Direktur Eksekutif Departemen Statistik Yati Kurniati mengatakan pihaknya telah melakukan survei yang hasilnya para pengusaha saat ini tidak menaikkan harga jual produksinya meski mengalami peningkatan biaya.

"Saat ini memang ada gejolak dari nilai tukar, tapi dengan konsumsi yang hanya untuk Lebaran. Tapi untuk bulan-bulan berikutnya mudah-mudahan bisa terjaga dengan baik," ujar Yati di Jakarta, Kamis (12/7)

Lebih lanjut, Ia menerangkan bahwa tidak semua sektor usaha mengalami dampak yang negatif terhadap pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), namun ada juga yang diuntungkan. Dia menyebutkan sektor itu seperti industri komoditas baik pertambangan dan perkebunan.

"Barang yang tumbuh positif adalah suku cadang, aksesoris, makanan dan minuman 10,7% bahan bakar, perlengkapan rumah tangga, sandang, ini semua lebih banyak krn konsumsi di-drive barang-barang untuk kebutuhan Ramadhan dan Lebaran. Itu relatif elastisnya dengan nilai tukar," jelasnya.

Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan usaha pada triwulan II-2018 meningkat, terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 20,89% pada triwulan II-2018, meningkat dari 8,23% pada triwulan I-2018.

Peningkatan kegiatan usaha terutama terjadi pada sektor industri pengolahan (SBT 3,96%). Perbaikan sektor industri pengolahan juga tercermin pada Prompt Manufacturing Index (PMI)-SKDU yang berada pada fase ekspansi pada triwulan II-2018 dengan indeks sebesar 52,40%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah...
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah usai Terkapar di Rp17.425, Pembelian Dolar Diperketat
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved