Dorong Kinerja Ekspor, Menko Darmin Dukung Relokasi Industri

Jum'at, 13 Juli 2018 - 15:42 WIB
Dorong Kinerja Ekspor,...
Dorong Kinerja Ekspor, Menko Darmin Dukung Relokasi Industri
A A A
JAKARTA - Pemerintah membahas pengembangan ekspor dan investasi lewat relokasi industri untuk mendapatkan pekerja dengan upah yang lebih rendah, selain itu permudah perizinan bagi industri juga menjadi fokus utama. Hal ini termasuk dalam pembicaraan saat rapat koordinasi antara Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dan Kepala BKPM Thomas Lembong

Darmin mengatakan bahwa telah mendiskusikan mengenai beberapa usulan yang disampaikan oleh Menperin dalam mendukung relokasi industri. Salah satunya termasuk soal mendukung relokasi industri yang banyak dilakukan oleh industri tekstil, garmen, dan sepatu dari daerah yang upahnya lebih tinggi ke yang lebih rendah. Menperin mengusulkan ada dukungan untuk mempermudah relokasi tersebut.

"Kami mendetilkan usulan dari kementerian untuk mendorong ekspor, terutama yang banyak tadi kami bahas dari Kementerian Perindustrian. Banyak hal, termasuk soal mendukung relokasi industri yang bakal dilakukan oleh industri tekstil garmen maupun sepatu. Dari daerah yang UMP-nya tinggi ke daerah yang UMP-nya rendah," ujar Menko Darmin di Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Lebih lanjut Ia menerangkan, bakal memberikan insentif meski diterangkan secara rinci. Sementara dari sesi regulasi, sektor industri akan mendapatkan kemudahan salah satunya yakni soal Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK) untuk industri tekstil dan mebel. Sebab, SVLK ini diwajibkan untuk dipakai kepada para eksportir.

"Kita ada sertifikat yang sudah ditandatangani, diwajibkan kepada semua eksportir, perusahaan yang mengekspor mebel untuk produk kayu, tidak peduli besar atau kecil. Usulan Menteri Perindustrian yang didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan supaya biayanya ditiadakan untuk membuat sertifikat itu. Itu diusulkan supaya dibantu buat pelaku usaha kecil. Supaya mereka jangan terbebani oleh proses untuk memenuhi SVLK itu," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peluang Ekspor Industri...
Peluang Ekspor Industri Pakaian Jadi Kembali Terbuka
Meski Pandemi, Ekspor...
Meski Pandemi, Ekspor Otomotif pada Maret Meningkat 18,40%
Ekspor Naik 10%, Industri...
Ekspor Naik 10%, Industri Manufaktur Masih Kuat Hadapi Pandemi Covid-19
Menperin Minta Aturan...
Menperin Minta Aturan Larangan Ekspor Masker dan APD Dicabut
Andalan Ekspor, Gairahkan...
Andalan Ekspor, Gairahkan Kembali IKM Perhiasan
Ekspor Perhiasan Melonjak...
Ekspor Perhiasan Melonjak 18,66 Persen, Nilainya Tembus Rp55,8 Triliun
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
39 menit yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
1 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
2 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
3 jam yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
4 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved