Aplikasi Save Travel untuk Panduan Wisata WNI di Luar Negeri

Sabtu, 14 Juli 2018 - 10:01 WIB
Aplikasi Save Travel...
Aplikasi Save Travel untuk Panduan Wisata WNI di Luar Negeri
A A A
JAKARTA - Dunia digital dan internet sudah mengubah banyak hal. Tak terkecuali tren wisata ke luar negeri yang setiap tahun meningkat dengan dukungan kemudahan membeli tiket dan akomodasi. Data dari Direktorat Jenderal Imigrasi tahun 2016, ada 8,4 juta orang Indonesia melancong ke luar negeri.

Tahun 2017 naik menjadi 9,1 juta. Tahun 2018 diperkirakan jumlahnya akan meningkat. Jumlah ini belum termasuk Tenaga Kerja Indonesia.

Menyadari ada jutaan warga Indonesia di luar negeri, diluncurkan Safe Travel berbasis Android dan iOS. Aplikasi ini berfungsi apabila warga Negara Indonesia (WNI) mendapatkan masalah sehingga pemerintah dapat memberikan bantuan, juga dapat memantau sebaran, lokasi, dan identitas WNI di luar negeri.

Aplikasi yang dapat diunduh secara gratis ini dirancang dengan konsep aman dan menyenangkan. Berisikan informasi praktis yang diperlukan pelancong ke luar negeri. Selain itu, juga ada Diplo yang melakukan riset mengenai big data dan informasi. Diplo dalam proses membuat riset mengenai artificial intelligent (AI).

Project Manager-Asia DIPLOFoundation Shita Laksmi mengatakan, aplikasi juga bisa dilakukan hingga untuk diplomasi digital pada kegiatan diplomatik. Termasuk, sejumlah diskusi contoh interaksi sehari-hari dan tantangan ke depan yang dihadapi diplomasi digital.

Ahmad Rahmadan dari Direktorat Informasi Kementerian Luar Negeri menerangkan, tidak hanya dalam kondisi darurat, aplikasi tersebut dirancang dengan konsep aman dan menyenangkan, berisikan informasi praktis yang diperlukan WNI. Dalam aplikasi yang dapat diunduh gratis ini, WNI akan mendapatkan informasi lengkap mengenai berbagai negara di dunia, informasi kontak Perwakilan RI, hukum dan tata aturan yang berlaku di masing-masing negara, mata uang setempat, tempat ibadah, lokasi wisata, maupun informasi kuliner.

"Fitur penting lainnya adalah tombol darurat (panic button). Dalam keadaan darurat, WNI yang berada di luar negeri dapat menggunakan fitur tombol darurat untuk mengirim foto, merekam video, menghubungi Perwakilan RI terdekat dan mengirim lokasi kejadian," ujar Achmad dalam keterangannya, Sabtu (14/7/2018).

Direktur DiploFoundation, Jovan Kurbalija mengatakan, banyak hal kini bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital termasuk situs jejaring sosial. "Di era digital, penggunaan media sosial telah menjadi kebutuhan. Contohnya hampir semua pemimpin global saat ini memiliki akun Facebook dan Twitter untuk diplomasi," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Darmawisata Indonesia-PrismaLink...
Darmawisata Indonesia-PrismaLink Perkuat Transformasi Digital di Sektor Pariwisata
Sinergikan Pariwisata...
Sinergikan Pariwisata dan Otomotif, Sandiaga Uno Optimis Kembangkan Kedua Industri
Sinergi Global untuk...
Sinergi Global untuk Pariwisata Berkelanjutan: Sorotan dari Pertemuan CAP-CSA ke-37
Menggerakkan Ekonomi...
Menggerakkan Ekonomi dengan Mengaktifkan Industri Pariwisata
Bangkitkan MiCE dan...
Bangkitkan MiCE dan Event, Kemenparekraf - Disbudpar Jatim Susun Strategi Hadapi Pandemi
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
1 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
1 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
1 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
2 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
2 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved