Bos PLN Mengaku Suka Tandatangan Dokumen di Rumah

Senin, 16 Juli 2018 - 18:25 WIB
Bos PLN Mengaku Suka...
Bos PLN Mengaku Suka Tandatangan Dokumen di Rumah
A A A
JAKARTA - Setelah kediaman pribadinya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu kemarin, Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir mengaku beberapa kali suka tandatangan dokumen di rumah.

Sofyan mengatakan, tidak semua dokumen disimpan di rumah, ada juga di kantor, namun ditegaskannya yang diangkut KPK tidak bersifat rahasia.

"Kadang saya dikasih copy, dibaca (di rumah), tidak sempat di kantor. Baca di rumah waktu libur, itu dokumen umum bisa setiap saat didapat seperti proposal bukan dokumen rahasia yang di rumah," ujarnya di Jakarta, Senin (16/7/2018).

Sofyan mengaku, beberapa kali suka menandatangani langsung dokumen di rumahnya seperti terkait laporan keuangan perseroan dari beberapa regional.

"Kadang dokumen surat menyurat, saya tandatangani di rumah, ada juga proposal, reporting bulanan kasih ke saya. Enggak mungkin di kantor, laporan keuangan, cashflow, masalah likuiditas itu punya saya karena di kantor itu interaksi eksternal dan internal," katanya.

Sebelumnya, Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu 14 Juli 2018 telah menggeledah rumah Direktur Utama (Dirut) PLN Sofyan Basir di Jalan Taman Bendungan Jatiluhur II Nomor 3, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Dari hasil penggeledahan tersebut, KPK berhasil menyita satu unit CCTV. Penyitaan ini dilakukan terkait pengembangan kasus dugaan suap yang menyeret nama Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih.

Selain itu, Febri juga menyebut pihaknya juga mengamankan sejumlah catatan dan dokumen dari rumah Dirut PLN. Usai sekira empat jam penggeledahan, penyidik yang mengenakan rompi KPK membawa sejumlah koper dan kardus dari rumah Sofyan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korupsi PT DI Persero,...
Korupsi PT DI Persero, KPK Dalami RUPS Penentuan Mitra Penjualan
KPK Geledah Kantor PT...
KPK Geledah Kantor PT Taspen Terkait Kasus Dugaan Korupsi Investasi Fiktif
Kejagung Tahan 2 Tersangka...
Kejagung Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina
KPK Bakal Periksa Komisaris...
KPK Bakal Periksa Komisaris PT Sambas Wijaya dalam Kasus Dugaan Korupsi
Kasus Korupsi Tanah...
Kasus Korupsi Tanah Munjul, KPK Tahan Wadir PT Adonara
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan usai Bos BI Mundur, Begini Arahannya
16 menit yang lalu
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
52 menit yang lalu
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
58 menit yang lalu
Rights Issue, cashUP...
Rights Issue, cashUP Siapkan Modal Baru untuk Perluasan Ekosistem Merchant
1 jam yang lalu
PLN EPI Dorong Standardisasi...
PLN EPI Dorong Standardisasi Biomassa, Efisiensi Rantai Pasok Jadi Penentu
1 jam yang lalu
Pengusaha Minta Transisi...
Pengusaha Minta Transisi Gubernur BI Berjalan Transparan dan Kredibel
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved