Rupiah Ditutup Ambles ke Level Rp14.525/USD Saat Yuan Terkapar

Selasa, 24 Juli 2018 - 17:18 WIB
Rupiah Ditutup Ambles...
Rupiah Ditutup Ambles ke Level Rp14.525/USD Saat Yuan Terkapar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus merosot di akhir sesi perdagangan, Selasa (24/7/2018) hingga tembus level Rp14.525/USD. Kejatuhan rupiah mengiringi terkaparnya Yuan China terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi akhir perdagangan anjlok menjadi Rp14.525/USD saat berhadapan dengan USD dibanding penutupan sebelumnya. Rupiah bergerak pada level Rp14.503 hingga Rp14.560/USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah terpuruk ke level Rp14.545/USD atau memburuk dari penutupan kemarin, meski sedikit terkoreksi dari sesi pagi. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp14.546-Rp14.562/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini tak berdaya ke posisi Rp14.525/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya. Rupiah sedikit terkoreksi untuk mencoba keluar dari tekanan dibandingkan sesi siang tadi.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan pada level Rp14.541/USD. Posisi ini menunjukkan rupiah sedikit membaik dibandingkan posisi penutupan kemarin Rp14.454/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, euro tergelincir seperempat persen pada perdagangan Selasa, saat investor mewaspadai data aktivitas bisnis yang akan menjelaskan apakah retorika yang berkembang selama perang perdagangan antara AS dan mitra dagangnya dalam beberapa pekan terakhir telah mengurangi sentimen.

Data Eropa telah stabil setelah kehilangan momentum awal tahun ini, tetapi para pelaku pasar tetap berhati-hati dengan sentimen dari data PMI Perancis sedikit berkurang. Data PMI Zona Euro akan segera dirilis dan juga diperkirakan akan tergelincir.

Tercatat euro turun 0,3% pada level 1,1654 saat berhadapan dengan USD, ketika sempat mencapai level tertinggi dua minggu di sesi sebelumnya 1,1750. Yen Jepang juga berbalik melemah terhadap sebagian besar rival mereka karena menyusutnya harapan bahwa Bank of Japan akan meluncurkan stimulus baru.

Yen secara umum berakhir mendatar terhadap dolar pada posisi 111,21 dan cenderung menguat terhadap euro serta sterling. Namun, ekspektasi pelonggaran lebih lanjut dalam kondisi moneter saat ini mendorong yuan turun setengah persen ke level terendah dalam 13 bulan pada posisi 6,8448 versus USD atau terendah sejak Juni 2017.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
9 menit yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
1 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
1 jam yang lalu
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
1 jam yang lalu
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
3 jam yang lalu
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved