Tumbuh Rata-rata 5%, Pondasi Ekonomi RI Makin Kuat

Kamis, 26 Juli 2018 - 19:25 WIB
Tumbuh Rata-rata 5%,...
Tumbuh Rata-rata 5%, Pondasi Ekonomi RI Makin Kuat
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menyatakan, setelah 73 tahun merdeka, Indonesia telah menjadi negara berpendapatan menengah dengan pondasi ekonomi yang semakin kuat dan kokoh.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, ekonomi Indonesia selama 7 tahun terakhir tumbuh rata-rata 5,4% per tahun.

"Momentum pertumbuhan tersebut dapat terjaga, sebagaimana terlihat juga dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2018 sebesar 5,1% yang merupakan angka tertinggi pada kuartal I selama 3 tahun terakhir," ujarnya di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Darmin menjelaskan, perekonomian global masih dalam kondisi penuh ketidakpastian dan bergerak menuju keseimbangan baru, sehingga Indonesia harus memperhatikan kondisi tersebut.

"Maka untuk mencapai target-target pembangunan nasional, program-program saat ini dan ke depannya dirancang untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan yang tinggi semata," katanya.

Pertumbuhan itu, kata Darmin, ditujukan untuk menjaga stabilitas dan kesinambungannya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, didukung inflasi yang rendah dalam 3 tahun terakhir.

"Realisasi inflasi tahunan setelah berhasil dijaga pada rentang sasaran, masing-masing di level 3,35% pada 2015, 3,02% pada 2016 dan 3,61% pada 2017," katanya.

Bahkan, Darmin menambahkan, realisasi inflasi pada hari besar keagamaan nasional tahun ini tercatat sebesar 0,59% month to month (mtm) atau yang terendah dalam 7 tahun terakhir.

"Pencapaian tersebut merupakan buah sinergi antara pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia juga Otoritas Jasa Keuangan. Selain inflasi yang rendah dan stabil, pertumbuhan ekonomi juga semakin berkualitas seperti tercermin dari membaiknya berbagai indikator sosial," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Ramal Ekonomi...
Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Minus, Luhut: Lebih Baik di Antara Emerging Market
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Luhut: Pemulihan Ekonomi...
Luhut: Pemulihan Ekonomi Dampak Covid-19 Butuh Waktu 5 Tahun
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
7 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
7 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
8 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
8 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved