Kualitas Konsultan Perlu Ditingkatkan, Hadapi Tenaga Kerja Asing

Sabtu, 28 Juli 2018 - 21:17 WIB
Kualitas Konsultan Perlu...
Kualitas Konsultan Perlu Ditingkatkan, Hadapi Tenaga Kerja Asing
A A A
BANDUNG - Berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memerlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar bisa bersaing dengan tenaga kerja asing. Peningkatan kemampuan SDM juga diperlukan bagi para konsultan konstruksi.

Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sonny BM Tamjid mengatakan, upaya peningkatan SDM konsultan bisa dimulai dengan kolaborasi antar anggota Inkindo. Langkah itu diyakini bisa bersaing di pasar bebas ASEAN (MEA). ‎"Inkindo tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi yang melibatkan kalangan internal dan eksternal Inkindo," jelas Sonny, Sabtu (28/7/2018).

Salah satu langkah strategis yang bakal dilakukan adalah menyiapkan badan khusus untuk memberikan pelatihan bagi para anggota Inkindo sebagai bentuk kolaborasi di internal. Badan tersebut, akan memberikan berbagai training bagi para anggota Inkindo sehingga kualitas jasa konsultan semakin baik.

"Selain kualitas jasa konsultan meningkat, ke depan harus ada konsultan spesialis. Pemerintah sudah memberi banyak kemudahan dan itu harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin," terang calon Ketua Umum Inkindo itu.

Melalui kolaborasi yang dilakukan, Sonny meyakini pengusaha-pengusaha jasa konsultan yang kecil bisa terlindungi. Penunjukan langsung yang bisa diterapkan di berbagai proyek pembangunan infrastruktur, harus bisa dirasakan oleh semua anggota.

"Intinya, jangan malu untuk mengatakan saya tidak bisa dan saya butuh anda.‎ Jangan lagi malu katakan saya salah atau saya benar‎ karena itu harus berani katakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Kita semua, baik DPN maupun DPP, harus duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Saat kita semua sejajar, maka keterbukaan di setiap anggota akan terbangun‎," tegasnya.

‎Wakil Ketua DPN Inkindo Bidang Pengembangan Organisasi, Leonardo Hehanusa menambahkan, tantangan jasa konsultan ke depan semakin besar karena itu harus ada kolaborasi ke arah lebih baik. Baik secara internal maupun eksternal.

‎"Kebijakan yang dilahirkan, bukan keinginan dari pengurus tapi juga dorongan pihak eksternal dalam rangka peningkatan kapasitas dan kompetensi anggota untuk menjawab tuntutan. Ke depan, konsultan harus lebih profesional dan harus berada di garis depan sebagai pionir serta inisiator dalam konsep pembangunan bangsa," ujar Leo.

Menghadapi pasar bebas, Leo mengaku jika Indonesia memiliki hambatan dan keterbatasan dari sisi sumber daya manusia‎ meski Indonesia merupakan pasar terbesar di ASEAN. Untuk itu, peningkatan kapasitas, kompetensi dan profesionalitas anggota sehingga bisa berpartisipasi dan bersaing ke depan.

Diketahui, ‎organisasi yang menaungi pengusaha jasa konsultasi di 18 bidang ini, akan memilih Ketua DPN Inkindo yang baru pada gelaran Musyawarah Nasional (Munas) yang rencananya akan dilangsungkan di Semarang, Jawa Tengah, November 2018 mendatang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Jumlah TKA di Indonesia...
Jumlah TKA di Indonesia Tahun 2022 Sebanyak 96,57 Ribu Pekerja
Kedatangan 500 TKA China...
Kedatangan 500 TKA China ke RI Ditegaskan Sesuai Prosedur
Soal TKA China, Pemerintah...
Soal TKA China, Pemerintah Harus Perhatikan Psikologis Masyarakat
Bentrokan di PT GNI,...
Bentrokan di PT GNI, Fungsionaris PB HMI Imbau Semua Pihak Menahan Diri
Gaji Tak Juga Dibayar...
Gaji Tak Juga Dibayar Perusahaan, Pekerja Pembersih Lahan Geruduk Disnaker Riau
Berita Terkini
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
23 menit yang lalu
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
38 menit yang lalu
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
55 menit yang lalu
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
1 jam yang lalu
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
2 jam yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
12 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved