Kebijakan LTV Diprediksi Dongkrak Penyaluran Kredit

Kamis, 02 Agustus 2018 - 05:16 WIB
Kebijakan LTV Diprediksi...
Kebijakan LTV Diprediksi Dongkrak Penyaluran Kredit
A A A
JAKARTA - Kebijakan pelonggaran makroprudential Bank Indonesia (BI) yang mulai berlaku 1 Agustus 2018 diyakini bakal mendorong penyaluran kredit perbankan. Hal itu seiring dengan memperkecil DP yang harus dibayarkan oleh masyarakat baik untuk pembelian rumah maupun DP bagi pembelian kendaraan motor secara konvensional maupun syariah.

Direktur Riset Center of Reform on Economy (CORE) Pieter Abdullah Redjalam menilai, dengan DP yang lebih kecil diharapkan masyarakat terpacu untuk membeli rumah/mobil/motor atau permintaan kredit meningkat demikian juga dengan konsumsi masyarakat meningkat. "Ini akhirnya akan mendorong pertumbuhan PDB. BI punya pengalaman bagaimana kebijakan LTV ini efektif menahan maupun memacu pertumbuhan kredit," terangnya.

Lebih lanjut, Pieter juga meyakini bahwa kebijakan LTV/FTV ini akan berdampak positif mendorong kredit properti dan kendaraan bermotor. Akan tetapi menurut dia pertumbuhan kredit secara keseluruhan tahun ini tidak akan melonjak drastis. "Pertumbuhan kredit maksimal akan berada dikisaran 11 sampai dengan 12% yoy," imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk mendorong kredit khususnya kredit properti tidak cukup dengan menurunkan DP. Penurunan DP hanya meringankan uang muka, tapi di sisi lain memberatkan angsuran.

"Yang perlu juga dipikirkan bagaimana membuat uang muka kecil dan angsuran juga terasa ringan. Kalau ini terjadi masyarakat akan terpacu membeli properti. Bagaimana caranya? Longgarkan jangka waktu kredit. Sekarang kredit perumahan yang paling lama adalah 15 tahun. Kenapa tidak seperti di luar negeri yang bisa mencapai 20 sampai 30 tahun?," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI: Relaksasi Rasio...
BI: Relaksasi Rasio LTV Sukses Dongkrak Kredit Properti
Kualitas Aset Semakin...
Kualitas Aset Semakin Baik, Intip Strategi BRI Turunkan Rasio Kredit Bermasalah
BRI Catat Kinerja Positif,...
BRI Catat Kinerja Positif, Kualitas Kredit Semakin Membaik dengan Pencadangan Kuat
Kredit Macet Menurun,...
Kredit Macet Menurun, Dirut BRI Sunarso Ungkap Strategi Tingkatkan Kualitas Aset
BRI Menjaga Rasio Kredit...
BRI Menjaga Rasio Kredit Bermasalah, Aset Terus Tumbuh
Dinanti Milenial, KPR...
Dinanti Milenial, KPR Rent To Own Akhirnya Meluncur
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
15 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
33 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved