Paksa Pengusaha Konversi Devisa ke Rupiah, Revisi UU Diperlukan

Sabtu, 04 Agustus 2018 - 19:24 WIB
Paksa Pengusaha Konversi...
Paksa Pengusaha Konversi Devisa ke Rupiah, Revisi UU Diperlukan
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) hingga saat ini terus mengimbau para pengusaha untuk menaruh dan mengkonversi Devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam bentuk rupiah. Hal ini merupakan upaya meningkatkan devisa Indonesia serta menambah tenaga dalam pertumbuhan ekonomis.(Baca Juga: Dongkrak Konversi Devisa ke Rupiah, Indonesia Bisa Tiru Thailand )
Menanggapi hal ini, Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, bahwa revisi mengenai UU DHE perlu dilakukan. Menurutnya agar memperketat masuknya devisa ekpsor dalam bentuk rupiah.

"Langkah kongkritnya yang bisa diadopsi Indonesia sekarang adalah mendesak Presiden bisa terbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk merevisi UU No 24 tahun 1999 tentang Lalu Lintas Devisa. Revisi UU itu menambahkan kewajiban DHE ditahan pada bank domestik kalau tidak 12 bulan bisa lebih longgar 6-9 bulan," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (4/8/2018).(Baca Juga: Jurus Pemerintah Cegah Tergerusnya Devisa Akibat Intervensi Rupiah )
Lanjutnya dari revisi UU itu bisa dibuat turunan mengenai sanksi bagi eksportir yang tidak menukarkan DHE-nya ke rupiah. Sebab, masih banyak pengusaha yang masih tidak ingin menukarkan DHE ke rupiah. "Dari Perppu bisa dibuat aturan turunan terkait sanksi adminstratif bagi eksportir yang tidak mematuhi aturan DHE seperti pencabutan sementara izin ekspor," tegasnya.

Sementara itu sebelumnya Menko Darmin menerangkan, pemerintah tak akan memaksa, sebab Indonesia masih menganut rezim devisa bebas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1999 tentang Lalu Lintas Devisa dan Sistem Nilai Tukar. "Kalau terjadi invetasi dan ekspor itu juga jadi tenaga tambah bagi pertumbuhan. Tetapi klo devisa enggak masuk, ya enggak jadi tenaga," papar Darmin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cetak Rekor Tertinggi,...
Cetak Rekor Tertinggi, Devisa Sawit RI 2022 Tembus USD39,28 Miliar
Penerapan DHE Bukan...
Penerapan DHE Bukan Cuma di RI, Menko Airlangga Beri Contoh Malaysia hingga Turki
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Devisa Hasil Ekspor...
Devisa Hasil Ekspor Wajib Parkir 1 Tahun, Dua Instrumen Masih Digodok Pemerintah
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
5 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
6 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
6 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
6 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
6 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved