Rupiah Sesi Pagi Menguat di Level Rp14.439/USD Saat Yuan Kokoh
Rabu, 08 Agustus 2018 - 10:44 WIB
Rupiah Sesi Pagi Menguat di Level Rp14.439/USD Saat Yuan Kokoh
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah melanjutkan tren penguatan saat berhadapan dengan dolar Amerika Serikat (USD) di sesi awal perdagangan, Rabu (8/8/2018) ketika Yuan bertahan mendekati level tertinggi dalam satu pekan. Sementara kekuatan mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- mulai memudar lawan beberapa mata uang utama lainnya.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka menanjak naik pada posisi Rp14.439/USD. Angka ini memperlihatkan rupiah memperlihatkan kebangkitan dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.485/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan lompatan cukup tinggi di awal sesi ke level Rp14.445/USD untuk menjadi sinyal perbaikan mata uang Garuda. Posisi tersebut lebih baik dari kemarin Rp14.470/USD.
Data Yahoo Finance juga menunjukkan penguatan rupiah pada sesi perdagangan pagi ke posisi Rp14.433/USD atau merayap tipis dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.435/USD. Pergerakan harian rupiah tengah pekan berada pada level Rp14.423 hingga Rp14.445/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange mendatar ke level Rp14.442/USD dibandingkan sebelumnya Rp14.442/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.435-Rp14.447/USD.
Di sisi lain, dolar berangsur lebih rendah terhadap mata uang utama lainnya, seiring meningkatnya kekhawatiran atas konflik perdagangan antara AS dan China. Sedangkan Yuan bertahan mendekati posisi terbaiknya.
Pada awal perdagangan Rabu, seperti dilansir Reuters dolar turun sekitar 0,1% versus enam mata uang lainnya. USD diperdagangkan di level 95.133 dan pada sesi sebelumnya telah turun sekitar 0,4% sebelum mengoreksi beberapa kerugian.
Sementara pada sesi pagi hari ini, Yuan dan dolar Australia menguat terhadap dolar. Tercatat Yuan lebih tinggi 0,1% terhadap USD menjadi 6,8140 yuan per dolar, untuk masih berada dalam jalur terbaik satu pekan pada posisi 6,8063.
Dolar Aussie (AUD) juga meningkay 0,1% ke level 0,7431 terhadap USD untuk melawan greenback. Sedangkan euro dan yen naik tipis dengan diperdagangkan pada posisi masing-masing 1,1604 dan 111,34 per dolar.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka menanjak naik pada posisi Rp14.439/USD. Angka ini memperlihatkan rupiah memperlihatkan kebangkitan dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.485/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan lompatan cukup tinggi di awal sesi ke level Rp14.445/USD untuk menjadi sinyal perbaikan mata uang Garuda. Posisi tersebut lebih baik dari kemarin Rp14.470/USD.
Data Yahoo Finance juga menunjukkan penguatan rupiah pada sesi perdagangan pagi ke posisi Rp14.433/USD atau merayap tipis dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.435/USD. Pergerakan harian rupiah tengah pekan berada pada level Rp14.423 hingga Rp14.445/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange mendatar ke level Rp14.442/USD dibandingkan sebelumnya Rp14.442/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.435-Rp14.447/USD.
Di sisi lain, dolar berangsur lebih rendah terhadap mata uang utama lainnya, seiring meningkatnya kekhawatiran atas konflik perdagangan antara AS dan China. Sedangkan Yuan bertahan mendekati posisi terbaiknya.
Pada awal perdagangan Rabu, seperti dilansir Reuters dolar turun sekitar 0,1% versus enam mata uang lainnya. USD diperdagangkan di level 95.133 dan pada sesi sebelumnya telah turun sekitar 0,4% sebelum mengoreksi beberapa kerugian.
Sementara pada sesi pagi hari ini, Yuan dan dolar Australia menguat terhadap dolar. Tercatat Yuan lebih tinggi 0,1% terhadap USD menjadi 6,8140 yuan per dolar, untuk masih berada dalam jalur terbaik satu pekan pada posisi 6,8063.
Dolar Aussie (AUD) juga meningkay 0,1% ke level 0,7431 terhadap USD untuk melawan greenback. Sedangkan euro dan yen naik tipis dengan diperdagangkan pada posisi masing-masing 1,1604 dan 111,34 per dolar.
(akr)